Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Capbul

Jam istirahat, mari menulis hal remeh temeh biar otak sedikit rileks.
Cerita apa ya enaknya? Peristiwa terbaru sih capacity building (capbul) minggu lalu. siapin kresek buat muntah deh, soalnya ada kecenderungan ceritanya agak gimanaa gitu. I've warned you ya...

Jadi setiap tahun di tempatku kerja ada program capacity building, kalo di tempat lain mungkin sebutannya outbond ya. Kenapa ga disebut outbond, hmm...mungkin karena sebelum acara seneng2nya itu ada acara susah2nya. Jadi semacam kombinasi sharing knowledge/ workshop dan outbond. Namanya juga capbul, jadi tujuannya nambah kemampuan di bidang tertentu, baru setelah itu mempererat hubungan dengan teman.

Setiap tahun panitia bikin tema yang berbeda sih, untuk tahun ini workshopnya lumayan menarik dan kekinian; phone photography. Narasumbernya mbak wiwik @WiwiekAbbas  dan mas dwi @dwiishakmw . Mereka pasangan suami istri lho. Kompak bener bisa di bidang yang sama.

Secara sekarang semua orang doyan foto-foto ya demi eksistensi diri, jadinya ilmu yang dishare amat sangat super duper bermanfaat. Dengan modal yang murah, eh ini relatif sih kalo yang hapenya mihil sih jadi mihil ya modalnya, kita bisa menghasilkan foto yang ga kalah sama kamera seharga puluhan juta.

Selama kurang lebih 2,5 jam kita diajarin gimana menangkap moment yang pas, angle, sama yang paling penting editingnya. Kita dikasih tau aplikasi-aplikasi apa yang sebaiknya dipake plus step-by-step makenya.

Antara kepo dan pengen bisa, semua peserta antusias. Langsung donlot aplikasi trus praktek on the spot. Ramee banget karena selain komunikatif, narasumbernya baek ngasih kita 20 jenis hadiah kalo hasil edit foto kita bagus. Untuk hari pertama, sebanyak 16 hadiah dibagi ke temen-temen sedangkan 4 lainnya akan diberikan di malam awards keesokan harinya untuk 4 foto terbaik pilihan narasumber.

Hari kedua, tiba saatnya kita outbond. Lokasinya di Kebun Raya Bogor. Selain bersihin paru-paru, banyak objek foto yang menarik untuk diabadikan. Mengingat kewajiban untuk ikut photo challenge, aku pun ngambil satu objek untuk disubmit di instagram dengan hashtag yang uda ditentukan. Habis itu kita outboooooond. seru bingits, ada dance, archery, traditional games, sama futsal. Sukses bikin tenaga terkuras habis tapi fun. Semua peserta terlibat ga terkecuali para bos :D

kerjasama ceritanya
Malemnya masing-masing kelompok diminta bikin performance. Lucu-lucu, kreatif-kreatif banget sampe kita ngakak parah. Bahkan bos-bos juga ikutan perform, all out. Khusus bosku nih, dia ampe kayang lo, gilak! hahahahahaha. Di ujung acara, diumumkanlah 4 pemenang photo challenge. Gak disangka, fotoku nyempil di antara 3 foto lainnya. *Trus aku takjub alias nganga 2 detik*. Masing-masing foto dipilih dengan alasan masing-masing, misalnya komposisi yang baik atau likes terbanyak. Nah, kalo fotoku katanya dipilih karena dia bercerita. Baru tau kalo foto bisa bercerita, biasanya kan rumput bergoyang yang bercerita hahahaha.

Penasaran ga? nih aku tampilin 4 foto tadi ya....
Foto akuuuuuuh.....*lalu pongah hakakakakak dasar amatir lebay

Karya : Tubagus - Shinta - Ferry
Maaf ya, biar praktis langsung digabung aja hakakakakak *jahara




yak mari berpose sodara-sodara!!!!!!!


















Bukan hadiahnya yang bikin bahagia, tapi keseruan acara dan seneng banget karya amatir ini (nunjuk diri sendiri) diapresiasi. semoga tahun depan acaranya makin seru lagi.