Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Reuni

Reuni, ajang berkumpulnya sekelompok orang setelah terpisah dalam kurun waktu tertentu. Biasanya bahasan reuni isinya reunian jaman sekolah. Tapi, karena terakhir reuni sekolahan yang saya ikuti adalah tahun 2010 (kalo ga salah) dan saya ga punya selembarpun dokumentasi jadinya saya bahas reunian yang lain: musik, grup musik.

Dulu, (sampe sekarang sih) ada beberapa band musik yang jadi favorit saya. Tapi sayangnya rata-rata uda pada bubar, vacum (tulisannya gitu ga sih) atau ga jelas entah kemana. Nah, kalau ada ajang reuni grup band, beberapa dari yang pengen banget saya tonton kereuniannya adalah:

1. Westlife
Ini hits banget. Boyband jaman SMP-SMA saya. Dulu, saya bela-belain ga jajan 2,5 minggu demi beli kasetnya. Iya, jaman itu masih pakai pita kaset, yang kalau diputer berulang-ulang bakal keriting hihihi. Saya juga berhasil mempengaruhi teman sebangku saya untuk ikutan menggilai boyband ini. Kita berdua sama-sama suka si Mark, karena mukanya yang paling imut dan perutnya yang gendut. Meskipun kami harus sedikit kecewa karena belakangan dia mengaku gay. 

2. Backstreet boys
Saya tau apa yang ada dalam pikiran anda sekalian. Ini so 90's yaa... tapi emang itu jaman saya sekolah dulu kok, dan lagunya memang enak-enak bingit. Kegemaran saya sama grup ini diawali dengan ketidaksengajaan. Saya rasa takdir memang mempertemukan kami. Ceritanya, saya ke toko kaset dengan niat mau beli boyzone. Tapi tak dinyana, stoknya habis. Kemudian mas-mas penjaga tokonya nawarin kasetnya backstreet boys yang album Bakcstreet Back, awalnya saya ga tertarik tapi daripada pulang dengan tangan kosong akhirnya saya beli juga itu kaset. Pas muter di rumah, side A side B, semua lagunya saya sukaaaak!! Setelahnya saya selalu beli albumnya, Millenium, Black and Blue, album-album setelahnya saya donlot aja di internet hahahaha

3. NSYNC
Yaelah, ini semua memang jadul. Tapi emang top markotop kok. high quality. Saya suka lagu-lagu NSYNC karena mereka tu penuh energi ngedance nya....trus video klip nya tu keren-keren, bonus mukanya pada cakep hihihi

4. Dewa 19
Ini Band asli Jawa Timur (bangga), super duper keren. Tapi kalo boleh milih formasi, saya lebih suka formasi versi awal-awal, yang masih ada Ari Lasso dan Wong Aksan. Album Dewa 19 (1992) sampai Pandawa Lima (1997) adalah album-album yang saya suka. Meskipun album setelahnya Bintang Lima (2000) ga bisa dikatakan jelek juga sih, tapi menurut saya album-album sebelum tahun 2000 itu lebih puitis dan ga mainstream gitu a.k.a cerdas. 

5. Sheila on 7
Baru bulan kemarin saya denger di radio Gen FM, perjalanan So7, bagaimana ndesonya mereka, bagaimana band ini sukses dan terjungkal karena konflik internal. Mengesampingkan itu semua, saya tetap mengagumi lagu-lagu mereka yang everlasting. Kalo denger lagu mereka berasa balik ke jaman SMP. Nostalgia bangeets.

6. Mocca dan ABThree
*uda capek ngetik, jadi digabung aja. Mocca, ini gokil parah, anti mainstream ... bahkan awal dengerin saya kira ini band dari luar. Pas liat video klipnya, lha mukanya endonesa banget...hahahahaha. Sayang banget band ini bubar gegera vocalisnya kewong sama bule. padahal band nya uda mendunia. ABThree, saya kagum sama harmonisasi suara mereka bertiga, lebih suka formasi Widi-Nola-Lusi sih. Saya ngikutin perjalanan mereka mulai dari kompetisi Asia Bagus dulu, terheran-heran dengan kekompakan suara mereka, pokoknya bagus. 

Jadi itulah beberapa band jadul yang saya harapkan banget mereunikan diri. Eh kemarin Dewa 19 uda reuni ding di kawinannya Raffi Nagita di Bali. Dan percayalah, itu keren abiss. Semoga ada promotor yang terinspirasi bikin reunian boyband dan girlband era 90-an. Biar band-band menye2 jaman sekarang ni bisa agak berkualitas dikit, hehehe

godher dher dher

Camilan di kantor yang menyegarkan dan mengenyangkan ini saya pilih sebagai yang paling paporit. Kenapa? Harganya murah, teksturnya lembut sama low sugar juga (tulisan di kemasannya si begitu).

Mau dimakan pagi, siang atau sore godher atau puding ttetap enak banget di lidah saya. Ada satu brand yg saya suka, dia punya hanya 2 rasa aja yaitu mangga dan jambu. Dua duanya enak bingit. Kadang saya bela-belain nyari sendiri di kantin gedung sebelah kalo lagi pingin2nya.  Habisnya enak banget dan segeeerrr....

Camilan yang lain si ga kalah enak seperti coklat,kripik atau oleh2 dari yg habis tugas di luar kota. Tapi sensasi dingin dan segernya itu lho ga ada yg bisa ngalahin godher hahahahaha.....hidup godheeeerrrrrr *bisa ga jess anf iin bilang kata ini dengan fasih???

Books I love the most

Best book you've ever read!


Itu tema selanjutnya

Aduuh, ini sih ga bisa satu atau dua ya...tapi daripada kebanyakan ambil yang paling bikin hati ga sabaran buat baca. Oke, saya akan ambil dua karya dari penulis dalam dan luar negeri.

Dalam Negeri
I love love loveeeee Dee Lestari. Mulai dari Madre, Rectovero, Filosofi Kopi, Perahu Kertas sampai the most fenomenal Supernova!!! Daya imajinasi saya bisa liar kalo baca tulisan-tulisannya Dee. Bahkan kadang-kadang saya lupa bahwa itu cerita dalam novel, jadi agak sulit membedakan realita sama dunia khayal. Garis tipis antara nyata dan imaginasi inilah, menurut saya, yang menjadi kekuatan tulisan Dee. Sekarang, saya sedang menantikan Supernova seri kelima: Gelombang. Seminggu lagi launchingnya, tapi jangan sedih...saya uda PO yaaa...horeeeey.....

Luar Negeri
Ini kebaca banget deh. As I am a Sherlockian, I do adore Sir Arthur Conan Doyle. Yep! Seri Sherlock Holmes, konsultan detektif pertama di dunia!!!! Ga tau ya, karakter kayak Sherly ini ada beneran ga di dunia ini? Ga mungkin si ada laki-laki yang jenius, logis, pinter nyamar, pengamat yang luar biasa teliti dan yang paling keren kemampuan deduksinya yang bikin saya bergumam sendiri, ga terpikirkan gitu bakal kesitu analisisnya. Ada empat novel/kisah Sherlock Holmes: A study in Scarlet, The Sign of the Four, The Hound of the Baskervilles, dan The Valley of Fear. Ada juga 56 cerita pendek dalam lima antologi. 

Salah seorang teman saya yang kuliah di Inggris, tinggalnya pas deket museum Sherlock Holmes. Nah, dengan memelas, saya minta tolong temen saya itu untuk mampir ke museum dan beli beberapa merchandise di sana (segitunya ya). Trus, saya dibeliin dua keping coklat berbentuk seperti Medali dengan emboss muka Sherlock dari samping (sampe sekarang masih ada 1 keping yang belom saya makan, sayang banget soalnya), kaos dengan gambar sherlock juga, sama mug. Benda-benda itu langsung jadi benda kesayangan. Aaaaah....suatu saat nanti pengen ke sana sendiri. Ngeliat dengan mata kepala sendiri kayak apa museum Sherlock....tuh kan jadi ga bisa bedain kenyataan sama fantasi hihihihihi ... 

Well, itu deh buku-buku yang menggugah dunia saya. Bagaimana dengan anda?? :p   



Dibuang Sayang

Banyak sekali benda-benda kecil yang entah kenapa menuh-menuhin kardus. Iya, saya adalah salah seorang tipe penyimpan benda ga penting dan ga bernilai. Awalnya ini ga bermasalah ya ketika saya masih lajang. Bagi saya, setiap benda itu mewakili peristiwa. Menyimpan benda seperti menjadi cara saya untuk menyimpan peristiwa masa lampau, either bitter or sweet yaa .... tapi pas udah nikah, jadi kayak kaget sendiri ngeliat benda-benda tadi. Suami ampe gemes and bingung sendiri, kenapa benda-benda "sampah" itu bisa bertahan lama.

Dari sekian banyak benda-benda itu, saya pilih tiga yang paling ga penting ya.

Tiket bioskop
Sejak kuliah di Yogyakarta, saya jadi hobi nonton film di bioskop. Maklum, di kampung saya bioskopnya dulu di lapangan sepak bola. Nontonnya pun lesehan pake koran bekas. Alih-alih popcorn, camilannya adalah sekantong kacang rebus yang masih mengepul. Nikmat. Hobi ngumpulin tiket bioskop ini kian menjadi ketika mantan pacar saya juga doyan nonton. Somehow selera genre film kita mirip (tp lebih banyak maunya aku sih hihihi), jadi makin numpuk itu tiket. Pas pindahan rumah, ga sengaja saya menemukan tumpukan tiket-tiket itu...bukannya dibuang, malah dirangkai trus ditempelin di kulkas sebagian hahahaha

Tas Plastik (kresek:bhs jawa)
Sebelum go green bergaung seantero dunia, saya sepertinya uda sedikit memulai hidup ramah lingkungan. Ketularan ibu si tepatnya. Jadi, setiap habis belanja di supermarket, ibu selalu melipat rapi tas plastiknya. Selain mengurangi beban alam (krn plastik kan ga terurai ya), ternyata nyimpen tas plastik banyak manfaatnya. Contohnya, tas plastik bisa tersedia sewaktu-waktu dibutuhkan. Ga perlu bingung cari warung atau pembungkus lain. 

Toples 
Kalo yang ini sepertinya agak2 oportunis ya. Saya paling susah ngebuang toples bekas. Sisa makanan tentunya, kayak toples dari kastengel buatan Breadtalk, trus toples dari wafer dll. 

Jadi begitulah, benda-benda yang dibuang sayang versi saya. hehehehehe