Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Welcome Ramadhan

Selamat siang, 1 hari sebelum Ramadhan tiba.
Rata-rata orang Indonesia terutama para emak-emak lagi heboh-hebohnya ini persiapan puasa. Beli sembako berlipat dari bulan-bulan biasanya. Pertanyaannya, kenapa harus dibedakan?

Well, untuk masalah ibadah dan menyangkut ketuhanan sik pasti beda ya antara bulan-bulan biasa dengan bulan Ramadhan. Kayaknya ini ga perlu diperdebatkan kali ya. Tapi untuk urusan dapur, logikanya harusnya lebih ngirit ya. Gimana enggak, yang tadinya makan 3x sehari jadi cuma dua kali. Yang tadinya shalat, standar 5 kali sehari jadi ketambahan tarawih, witir dan mungkin tahajjud bagi yang mampu hihihi. Sekali lagi kalo dilogika nih ya, bulan ramadhan akan berimplikasi pada dua hal, yakni (1) consumption cost menurun dan (2) kadar lemak/berat badan juga ikutan menurun.

Tapi eh tapi, kebanyakan yang terjadi sebaliknya. Beberapa hari yang lalu, si mbak cerita kalo bulan ramadhan berarti uang belanja kudu lebih banyak (di rumahnya). Aku memang membiasakan ngobrol sama si mbak tentang hal remeh temeh just for sharing, biar si embak ga judeg atau sekedar sebagai pelepas lelah. Balik lagi ke obrolan ramadhan, tertarik dengan kata-kata si embak akhirnya aku tanya, "lah kenapa harus lebih banyak duit belanjanya mbak? Kan frekuensi makannya berkurang 1x?". Trus si embak bilang kalau di rumahnya, menu berbuka harus disajikan lain dari yang lain. Harus ada kolak, buah, jumlah variasi makanan harus lebih banyak dst. Ini semua tentu saja bikin dana membengkak.

Entah ini uda menjadi kebiasaan umum atau gimana, ramadhan dan lebaran itu jadi ajang setahun sekali yang memang menyedot biaya. Padahal, harusnya enggak segitunya kali ya. Bukannya detoksifikasi selama puasa, berkat berbagai jenis variasi makanan yang rata-rata tinggi lemak dan gula, berat badan jadi bertambah. Udah isi dompet cepet ludes, badan makin gendut.

Kalaulah bisa, mungkin seharusnya kita bisa lebih arif lagi dalam menghadapi bulan suci. Dari sisi kesehatan, bulan ini bisa banget dimanfaatin untuk detoksifikasi. Yang setiap hari ngopi, jadi ga ngopi selama sebulan. Yang biasanya makan nasi bejibun tapi minim lauk and sayur, jadi berkurang dikit. Yang ga pernah olah raga, setidaknya jadi lebih banyak gerak dengan shalat tarawih dan tahajjud. Bisa ga ya begitu??

Baiklah, diniatin sehat deh. Yuuuk mareee...selamat berpuasa semuanyaaa

Dan lalu

Dan lalu, ketika harapan tak juga pernah tercapai,
ketika pengertian sudah diambang batas,
ketika sabar pun hampir terkikis senja,
yang tersisa hanyalah lelah.

I think I deserve more... I really do!

-fietha-

Capbul

Jam istirahat, mari menulis hal remeh temeh biar otak sedikit rileks.
Cerita apa ya enaknya? Peristiwa terbaru sih capacity building (capbul) minggu lalu. siapin kresek buat muntah deh, soalnya ada kecenderungan ceritanya agak gimanaa gitu. I've warned you ya...

Jadi setiap tahun di tempatku kerja ada program capacity building, kalo di tempat lain mungkin sebutannya outbond ya. Kenapa ga disebut outbond, hmm...mungkin karena sebelum acara seneng2nya itu ada acara susah2nya. Jadi semacam kombinasi sharing knowledge/ workshop dan outbond. Namanya juga capbul, jadi tujuannya nambah kemampuan di bidang tertentu, baru setelah itu mempererat hubungan dengan teman.

Setiap tahun panitia bikin tema yang berbeda sih, untuk tahun ini workshopnya lumayan menarik dan kekinian; phone photography. Narasumbernya mbak wiwik @WiwiekAbbas  dan mas dwi @dwiishakmw . Mereka pasangan suami istri lho. Kompak bener bisa di bidang yang sama.

Secara sekarang semua orang doyan foto-foto ya demi eksistensi diri, jadinya ilmu yang dishare amat sangat super duper bermanfaat. Dengan modal yang murah, eh ini relatif sih kalo yang hapenya mihil sih jadi mihil ya modalnya, kita bisa menghasilkan foto yang ga kalah sama kamera seharga puluhan juta.

Selama kurang lebih 2,5 jam kita diajarin gimana menangkap moment yang pas, angle, sama yang paling penting editingnya. Kita dikasih tau aplikasi-aplikasi apa yang sebaiknya dipake plus step-by-step makenya.

Antara kepo dan pengen bisa, semua peserta antusias. Langsung donlot aplikasi trus praktek on the spot. Ramee banget karena selain komunikatif, narasumbernya baek ngasih kita 20 jenis hadiah kalo hasil edit foto kita bagus. Untuk hari pertama, sebanyak 16 hadiah dibagi ke temen-temen sedangkan 4 lainnya akan diberikan di malam awards keesokan harinya untuk 4 foto terbaik pilihan narasumber.

Hari kedua, tiba saatnya kita outbond. Lokasinya di Kebun Raya Bogor. Selain bersihin paru-paru, banyak objek foto yang menarik untuk diabadikan. Mengingat kewajiban untuk ikut photo challenge, aku pun ngambil satu objek untuk disubmit di instagram dengan hashtag yang uda ditentukan. Habis itu kita outboooooond. seru bingits, ada dance, archery, traditional games, sama futsal. Sukses bikin tenaga terkuras habis tapi fun. Semua peserta terlibat ga terkecuali para bos :D

kerjasama ceritanya
Malemnya masing-masing kelompok diminta bikin performance. Lucu-lucu, kreatif-kreatif banget sampe kita ngakak parah. Bahkan bos-bos juga ikutan perform, all out. Khusus bosku nih, dia ampe kayang lo, gilak! hahahahahaha. Di ujung acara, diumumkanlah 4 pemenang photo challenge. Gak disangka, fotoku nyempil di antara 3 foto lainnya. *Trus aku takjub alias nganga 2 detik*. Masing-masing foto dipilih dengan alasan masing-masing, misalnya komposisi yang baik atau likes terbanyak. Nah, kalo fotoku katanya dipilih karena dia bercerita. Baru tau kalo foto bisa bercerita, biasanya kan rumput bergoyang yang bercerita hahahaha.

Penasaran ga? nih aku tampilin 4 foto tadi ya....
Foto akuuuuuuh.....*lalu pongah hakakakakak dasar amatir lebay

Karya : Tubagus - Shinta - Ferry
Maaf ya, biar praktis langsung digabung aja hakakakakak *jahara




yak mari berpose sodara-sodara!!!!!!!


















Bukan hadiahnya yang bikin bahagia, tapi keseruan acara dan seneng banget karya amatir ini (nunjuk diri sendiri) diapresiasi. semoga tahun depan acaranya makin seru lagi.

Inspirational quote


“To be nobody but yourself in a world which is doing its best day and night to make you like 
everybody else means to fight the hardest battle which any human being can fight and never stop fighting.” ― E.E. Cummings 



“This life is what you make it. No matter what, you're going to mess up sometimes, it's a universal truth. But the good part is you get to decide how you're going to mess it up. Girls will be your friends - they'll act like it anyway. But just remember, some come, some go. The ones that stay with you through everything - they're your true best friends. Don't let go of them. Also remember, sisters make the best friends in the world. As for lovers, well, they'll come and go too. And baby, I hate to say it, most of them - actually pretty much all of them are going to break your heart, but you can't give up because if you give up, you'll never find your soulmate. You'll never find that half who makes you whole and that goes for everything. Just because you fail once, doesn't mean you're gonna fail at everything. Keep trying, hold on, and always, always, always believe in yourself, because if you don't, then who will, sweetie? So keep your head high, keep your chin up, and most importantly, keep smiling, because life's a beautiful thing and there's so much to smile about.” ― Marilyn Monroe

Arogansi Jalanan

Sudah dua bulan terakhir Jakarta dan sekitarnya dilanda hujan. Uda musimnya. Hari ini hari Kamis, itu berarti jadwalku piket mingguan. Piket mingguan berkorelasi dengan bangun jam 4 dan berangkat dr stasiun depok jam 5 atau setidaknya 5.15 habis subuh. Selamat datang di dunia mata panda, perut laper, lanjut tidur di kereta dan bekerja di pagi buta.

Pagi ini hujan, bikin suasana makin gloomy. Setelah hampir 37 menit berdiri akhirnya aku dapet duduk juga. Meski kurang 3 stasiun lagi turun sih, tapi hey siapa yang ga mau istirahatin pinggang renta ini barang 5 menit aja?? Maka langsung aja aku banting nih pantat ke kursi dan merem. Yak, tindakan sembrono yang bikin aku kebablasan 2 stasiun. Alhasil musti ikut kereta lawan arah untuk kembali ke stasiun tujuan. Hadeeh...

Turun di stasiun gondangdia, abis itu lanjut naik kopaja menembus rintik hujan jakarta. Semuanya seperti hari-hari lainnya sampai terdengar klakson brisik bertubi-tubi dari kendaraan belakang kopaja. Dari bunyi klaksonnya si kayaknya bus juga. Aku yang duduk di kursi paling depan, pinggir jendela segaris sama supir dan setengah nyawa ini jadi kaget. Dan itu masih di depan stasiun.

Yang terjadi kemudian adalah mas2 supir kopajanya minggir. Wah...berantem nih. Kalo aja aku ga piket hari ini, rasanya kalem2 aja liat orang berantem. Tapi, kalo si supir berantem itu berarti waktu tempuh ke kantor akan lebih lama, aku telat piket, mengacaukan tim. Jadi kuputuskan untuk membuka mata lebar-lebar, dan melihat dg seksama.

Kendaraan yg brisik tadi nyatanya adalah bus jemputan sebuah instansi pemerintah . Warnanya item dengan tulisan istitusi tiga suku kata berwarna kuning kunyit. Si supir bus item menyalip kasar, trus loncat keluar. Dengan muka yang uda kayak kepiting rebus, bapak2 gendut ini menghampiri supir kopaja yg umurnya mungkin masih 20an. Menggedor pintu sambil nunjuk2. Tak lupa ngeluarin kata2 kasar," Hey monyet...bla bla bla....". Tak peduli meski sopir kopaja berkali-kali mints maaf dengan sopan (atau takut?entahlah).

Melihat dari penampilan si sopir bus item yang meledak-ledak itu kayaknya kok kurang pas ya perilaku begitu. Masa iya, abdi negara segitunya. Ga manner, bikin malu aja. Apakah dia merasa derajatnya lebih tinggi? Apakah dia tuli hingga permintaan maaf pun tak digubrisnya?? Ini nih yang bikin image abdi negara rusak.

Untungnya ribut-ribut itu ga berlarut-larut. Mungkin hanya sekitar 5 menit aja. Tapi entah kenapa kejadian remeh itu membekas sangat di kepala. Hari gini masih aja ada arogansi murahan kayak tadi. Hih...makan tu seragam. Makan tu bus item *eh

Tulisan remeh ini hanya sebagai self reminder bahwa ga ada gunanya sifat arogan. Semua manusia diciptakan setara. Justru perilaku mulialah yang bisa mengangkat harkat dan derajat kita.

Sejarah

Trying to bring the lost appetite back!

Ga sengaja nemuin alamat email jaman kuliah beserta passwordnya di binder item yg sekarang beralih fungsi jadi agenda kerja. Inget banget waktu itu jadi bikin email baru di google gegara insiden kehilangan laptop beserta semua data thesis yang sedang aku tulis. Sebelumnya, aku cuma bikin email yahoo doank, dan bodohnya ga nyimpen data dan apapun terkait thesis di email. Giliran uda kejadian aja langsung bikin tindakan preventif. Telat, macam polisi yang baru dateng pas penjahatnya uda terlumpuhkan di film-film India jadul gitu deh.

Terus, karena uda penasaran tingkat dewa ya, aku buka aja itu email. Foila!!! kebuka loh. Rasanya tuh bahagia banget, kayak "Eh, kebukaaak!!! Ada harta apakah di dalamnya?" Sumpah, norak parah.

What I'm doing afterward was scrolling down ... again..again.... Hebat, dari puluhan (iya cuma puluhan aja) email masuk di inbox, isinya cuma iklan. Yaelah, ga seru banget sik. Tapi, wait, I still have sent item to open right? Jadi lanjut bukalah itu sent folder. Then, my heart just stop beating,, eaaa.. lebay ah,,,, Jadi di sent item itu teronggok  2 bongkah berlian!!! Ga ding, dua chapter thesisku ....gilak, otentik brooooh!!!

Download trus open filenya, trus mlongo. Ini beneran aku yang nulis??? Salah kali...Bahkan sekarang aku ga ngerti itu yang tertulis berparagraf-paragraf disitu. Mak!!! I presume, my brain has been shrinking into..hmmm maybe....aple-sized one??? Gils!!! I want my old-brain back!!!!

Pahamlah aku, kenapa manusia harus belajar sejarah. Kata orang bijak, sedetik yang lalupun uda jadi sejarah kan? Apa-apa yang terjadi di masa lampau itu kadang seperti hal yang mustahil dilakukan hari ini. Iya ga sih??

Ngelihat tulisan-tulisan jaman kuliah tu-yg uda jadi sejarah- semacam membawa energi positif lagi ke masa kini. Dia kayak jitakin kepala sambil ngomong, "Wake up! Be positive." Dulu bisa kayak gitu kenapa sekarang jadi mlempem? Kenapa sekarang demotivated mulu?? Bukannya dulu situasinya juga ga gampang-gampang aja?? Perlu belajar lagi nih, belajar menerima keadaan, belajar menyemangati diri lagi, belajar melihat segalanya dari perspektif yang jauh lebih positif lagi.

sebagian jejak sejarah yang pernah hilang 😃

Catatan Kecil

Bila ingin hidup damai di dunia
Bahagialah dengan apa yang kau punya
Walau hatimu merasa
Semua belum sempurna sebenarnya
Kita sudah cukup semuanya
Bila dunia membuatmu kecewa
Karena semua cita-citamu tertunda
Percayalah segalanya
Telah diatur semesta
Agar kita mendapatkan yang terindah

Impianmu terbangkanlah tingi
Tapi slalu pijakkan kaki dibumi
Senyumlah kembali
Bahagiakan hari ini
Buatlah hatimu bersinar lagi

Bila ingin lebih damai di dunia
Berbagilah bahagia yang tlah kau punya
Kini hatimu terasa
Semua lebih sempurna
Karena kau hidup
Dengan seutuhnya

Impianmu terbangkanlah tingi
Tapi slalu pijakkan kaki dibumi
Senyumlah kembali
Bahagiakan hari ini
Buatlah hatimu bersinar lagi

Kini hatimu terasa
Semua lebih sempurna
Karena kau hidup
Dengan seutuhnya

- a d e r a -

Go wild



“There will be a few times in your life when all your instincts will tell you to do something, something that defies logic, upsets your plans, and may seem crazy to others. When that happens, you do it. Listen to your instincts and ignore everything else. Ignore logic, ignore the odds, ignore the complications, and just go for it.” ― Judith McNaughtRemember When

Found it somewhere

Only once in your life, I truly believe, you find someone who can completely turn your world around. You tell them things that you’ve never shared with another soul and they absorb everything you say and actually want to hear more.

You share hopes for the future, dreams that will never come true, goals that were never achieved and the many disappointments life has thrown at you.

When something wonderful happens, you can’t wait to tell them about it, knowing they will share in your excitement. They are not embarrassed to cry with you when you are hurting or laugh with you when you make a fool of yourself. Never do they hurt your feelings or make you feel like you are not good enough, but rather they build you up and show you the things about yourself that make you special and even beautiful.

There is never any pressure, jealousy or competition but only a quiet calmness when they are around. You can be yourself and not worry about what they will think of you because they love you for who you are. The things that seem insignificant to most people such as a note, song or walk become invaluable treasures kept safe in your heart to cherish forever.

Memories of your childhood come back and are so clear and vivid it’s like being young again. Colours seem brighter and more brilliant. Laughter seems part of daily life where before it was infrequent or didn’t exist at all. A phone call or two during the day helps to get you through a long day’s work and always brings a smile to your face.

In their presence, there’s no need for continuous conversation, but you find you’re quite content in just having them nearby. Things that never interested you before become fascinating because you know they are important to this person who is so special to you. You think of this person on every occasion and in everything you do. Simple things bring them to mind like a pale blue sky, gentle wind or even a storm cloud on the horizon.

You open your heart knowing that there’s a chance it may be broken one day and in opening your heart, you experience a love and joy that you never dreamed possible. You find that being vulnerable is the only way to allow your heart to feel true pleasure that’s so real it scares you. You find strength in knowing you have a true friend and possibly a soul mate who will remain loyal to the end.

Life seems completely different, exciting and worthwhile. Your only hope and security is in knowing that they are a part of your life.

Bob Marley

Me and My Special Birthday

Meel, amel, lo bener, gw nulis blog hahahaha.....

Sekarang tanggal 16 Januari 2017 pukul 3.13 dini hari. Aku baru aja menyelesaikan PR ku, kerjaan kantor yang tertunda, cieh. Thanks to black coffee.

3 hari yang lalu, 13 Januari, Friday the 13th adalah hari ulang tahunku. I dunno, selalu ada yang istimewa memang di hari lahirku itu. Aku ga peraya hal-hal yang berbau mistis, gaib si percaya. Tahun ini ada juga kejadian istimewanya.

Pertama, temen kerja berangkat deh belajar ke luar negeri, seperti yang uda aku ceritain sebelumnya.
Kedua, hhhh....rotasi pegawai. Ini kali kedua aku pindah bagian. Yang pertama dulu terjadi 3 tahun yang lalu, Maret 2013. Tidak seperti yang pertama, kepindahan kali ini terasa jauh berlipat beratnya.

Kenapa? hmm...apa ya? mungkin passion ini uda kadung tertambat dan mengakar berat. Jatuh cinta pada pekerjaannya, pada lingkungannya, pada apapun di sana. Pada pekerjaan, aku merasa tugasku di divisi ini sangatlah menyenangkan. Melayani orang melalui media digital, bukan melayani pejabat. menyuarakan kebijakan pemerintah dengan cara yang kekinian tapi tetep elegan.

Pada lingkungan, pertama pada orang-orangnya. Bagiku tim ini uda seperti keluarga. Saling melengkapi, baik buruk, ditanggung bersama. 11 kepala yang berbeda, unik-unik, pinter-pinter (kecuali aku pastinya), aah...*uda mo mewek

Elemen penting dalam pekerjaan adalah bahwa jiwa dan hati anda ada di pekerjaan itu. Ketika anda uda ga terlalu peduli dengan untung dan rugi, ketika anda ga rela kerjaan anda diacak-acak orang, ketika anda menganggap pekerjaan anda itu penting, ketika pekerjaan anda membuahkan kepuasan batin yang ga bisa diukur dengan satuan apapun. Ketika pekerjaan itu seperti makhluk hidup yang harus dirawat dan dinikmati bersama-sama nanti hasilnya.

Setengah mati aku menahan emosi (baca air mata) ketika SK kepindahan datang, pas 13 Januari 2017, pukul 16.35. Seperti setengah jiwa pergi. kayak,,,,ok this is real!!! Sedihnya tu .... banget. Kayak ga rela kerjaan berpindah tangan, tar gimana kalo malah ngaco, tar gimana kalo ga seseru sebelumnya?? dan gimana2 lainnya pun bermunculan.

Padahal belom tentu juga penggantinya ga bagus. aku rasa itu cuma emosi yang muter2 mempermainkan jiwa. tapi tetep aja...sedih. kapan ya bisa move on, sedihnya uda berhari-hari nih...hiks 😞

Note: terima kasih buat suamik yang pertama kali kasih hadiah n surprise (meski habis itu aku tinggal tidur lagi hahaha)
Buat temen2 juga, thank u ucapan dan doanya (untung ditraktir sekaligus perpisahan sama duit kas hahaha)




Salah Berbeda

Hi...

Lama ga nulis, trus kangen, trus niat mau nulis, pas kebuka halaman untuk posting mendadak blank. Apakah sebegitu flatnya hidup sampe-sampe nulis aja bisa macet?

Hmm...mulai sari curhatan temen aja deh soal politik dan pertemanan. Jakarta sedang menuju pilgub, ada 3 calon yg sekarang lagi gencar-gencarnya kampanye. Well, apa menariknya? Kalo buat aku sih ga ada, karena ya begitulah pilkada, pilgub atau pemilu. Sama aja, penggalangan opini publik, berantem sana sini, rame pokoknya. Riuh rendahnya perpolitikan negeri ini memang ga pernah mati. Dan bolehlah apatis dikit sama politik karena selain buta, aku juga pengennya tetep waras, melihat segalanya secara holistik, ga parsial.

Balik ke curhatan temen, katanya gegara perdebatannya soal salah satu cagub, pertemanan yang uda berlangsung selama bertahun-tahun mendadak pupus. Bahkan akun dia diblock. Nelangsa. Kapan terakhir bangsa ini mencintai perbedaan?? 

Di salah satu wawancara, seorang artis Indonesia yang udah mendunia-Anggun, mengatakan, kalo dia diberi sebuah kesempatan menjadi duta, dia pengen jadi duta apa? Jawaban yg cukup lugas dan menyentuh hati saya, "aku pengen jadi duta toleransi. aku ingin menyuarakan pada dunia bahwa Indonesia adalah negara dengan tingkat toleransi tertinggi di dunia."

Sesederhana itu. 

Ada berapa banyak pertemanan bahkan persaudaraan yang patah di tengah jalan cuma gara-gara berbeda pilihan, berbeda keyakinan, berbeda pandangan?? banyak. Dan kita masih saja ga menyadari bahwa kita memang dilahirkan berbeda, uda dari jaman behula. Mau diseragamin ampe gila pun ga bakalan bisa. Yang Maha Kuasa yang mendesign kita seperti ini. Jangan lancang melangkahi Dia untuk mengubah keberagaman ini menjadi sewarna, apalagi mengatasnamakan Dia yang Maha Segalanya. 

Jangan-jangan apa yang selama ini kita anggap benar, tidak seutuhnya benar. Kebenaran cuma milik Dia. Kita cuma bisa menafsirkan dari segala perspektif yang terbatas. keterbatasan manusia yang sombong dan merasa paling dan sudah benar. lebih baik dibilang apatis tapi masih waras menjaga keberagaman, kedamaian dengan sesama daripada dianggap suci tanpa empati.

Semoga insan yang mau dan ingin selalu menjadi bijaksana dalam hidup tak makin drastis berkurang. menjadi bijak pada diri sendiri dulu, baru kepada yang lain. Menjadi damai dan mendamaikan, bukannya menjadi bara yang menyulut api kian berkobar dan membakar habis damai. Semoga masih banyak pribadi yang mengerti dan tau kapan saatnya diam dan berhenti. Berhenti melangkahi takdir, berhenti menjadi Tuhan. Kembali menjadi manusia, seperti hakekat yang sudah digariskan olehNYA. 

ps: Selamat Tahun Baru 2017