Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

She is a woman


When I was on my way to Depok, My Bee got trouble. Ban belakang kena paku, so ga ada pilihan lain selain ke tukang tambal ban terdekat (berhubung toko-toko masih pada tutup/kepagian). Padahal itu uda nyampe gerbang perumahan. Nanya ke mang tukang becak, akhirnya aku temukan tempat tambal ban. Sebuah bengkel kecil yang pagi-pagi buta gitu udah buka. Aku harus antre dulu karena ada juga bapak-bapak yang bernasib sama, bahkan ada yang rantainya putus. Mungkin ini bukan cerita baru, tapi tetep aja bikin hati ini kesentil. Jadi tu bengkel milik sepasang suami istri, sang suami sibuk memperbaiki rantai sementara sang istri menambal ban. Well, I'm very proud of her. Tangannya begitu cekatan mengerjakan setiap detil tambal menambal ban. Belepotan oli, bensin... kalo sudah begini, jangan bicara soal gender. Bahkan perempuan pun bisa begitu maskulin demi sesuap nasi. Dan siapa bilang orang-orang Indonesia itu etos kerjanya rendah? Lihat Ibu ini. Aku yakin sekali bengkel kecilnya ini sudah buka pagi-pagi bener. This is life. Ga ada unyu-unyu, alay, apalagi drama ala sinetron. Hidup bersinonim dengan perjuangan, keras..berat.... siapa yang bersungguh-sungguh, akan bertahan.

No comments:

Post a Comment