Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Arya dan lagu-lagu

Mengikuti perkembangan anak nanggung ini rasanya memang luar biasa. Aku jadi ngerti fase-fase perkembangan intelektual dan psikologis manusia secara nyata bukan cuma sebatas teori saja (iya ini sok tau banget sih). Arya, anak kecil ini uda berusia dua tahun 2 bulan. Sebelum tiup lilin di malam ulang tahunnya, Arya ga terlalu menunjukkan hal-hal yang seperti anak sebayanya lakukan seperti suka main bareng-bareng temennya atau melakukan permainan-permainan yang biasanya anak seusia itu ingini.

Awalnya aku agak khawatir, apa aku kurang berkomunikasi? Apa dia kurang bersosialisasi bersama teman-temannya? Apa asupan makanannya kurang bergizi dan masih banyak lagi hal yang aku cari sebagai penyebabnya. Tapi kemudian beberapa hal juga menggugurkan kekhawatiran itu seperti "enggak kok, Arya anak yang aktif. pagi dan sore selalu jalan-jalan keliling kompleks, ketemu sama temen-temen sepermainan, makannya memang agak milih (ga terlalu suka nasi), tapi minum susunya kuat, tiap hari ga lewat itu pisang, roti doyan, puding dll juga mau, ibunya ini cerewet suka ngajakin ngobrol, si embak penjaganya juga begitu. Berarti memang dia bukan tipe rame kali, begitu kesimpulan dangkal saya setelah melakukan perenungan dan membaca bermacam buku dan artikel tumbuh kembang anak.

Kemudian hal menakjubkan pun terjadi. Setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-2 tahun, Arya tiba-tiba nge-beo parah. Jadi cerewet, kosa kata yang kita ajarin selama setahun terakhir berlompatan keluar. Lagu-lagu anak-anak yang selama ini dia tonton di youtube dan yang kita ajarin sehari-hari pun dia nyanyiin like everyday. Kalo lagi naik perosotan, dia bakal otomatis nyanyi nai naik ke puncak gunung....pas liat bintang, trus nyanyi bintang kecil....dan masih banyak lagi. Setiap aktivitas yang ada kosa katanya di lagu, dia bakal lakuin itu sambil nyanyi. Kalo di artikel atau buku tumbuh kembang ada istilah the terrible two, saat dimana anak lagi rewel-rewelnya, tantrum-tantrumnya, alhamdulillah sampai detik ini ga terjadi di Arya. Justru dia kayak mengalami lompatan kebisaan gitu.

Pulang kerja, aku selalu disambut dengan teriakan kecilnya "Ibuuuuuk...." sambil lari menghampiri, cium tangan terus peluk. Aaaaah....beneran jadi stress release deh ni anak kecil. Kadang suka sedih juga sih, ketemu dia cuma beberapa jam saja dari Senin sampai Jumat. Takut kehilangan momen-momen pertama tumbuh kembangnya. Tapi ternyata enggak juga. Anak ini seperti tahu kalau ibunya selalu kepo dan berusaha dapet momen-momen berharganya. Dia selalu nunjukin hal-hal baru di fase tumbuh kembangnya terutama sama ibunya.

Oiya, sekarang Arya juga bisa sharing sama temennya, sharing makanan, mainan dll. Ini mematahkan anggapan orang-orang yang bilang kalo Arya bayi super cuek dan antisosial hahahaha. Kalo ada anak-anak kecil lain yang lebih tua usianya, dia akan nyapa "kakaak!!" atau "haai", ngelewatin pos security juga nyapa "Bapaak/paaak!!!" sambil menganggukkan kepala, sebuah kebiasaan yang mungkin dia tiru dari kami yang selalu melakukan hal itu. Mau masuk rumah, dia ngetuk pintu dulu sambil bilang salam walau masih belum sempurna pelafalannya.

Ah..anakku uda mulai gedhe. Semoga makin gedhe makin pinter dan yang paling penting jadi anak baik dunia akhirat. Sehat terus ya biar belajarnya lancar. Salam keceh dari USG!!!



No comments:

Post a Comment