Ngobrolin Rencana 2018

Setelah posting tulisan pertama di tahun 2018 ini, jadi kayak kebayang-bayang trus ada guilty feeling gitu. Jadinya memutuskan untuk nulis lagi soal beberapa hal yang sedang dan pengen aku lakuin selama setahun ke depan (hanya yang bisa diceritain, yang sifatnya very personal ya ga ditulis di sini lah).

Pertama, baca buku.
Membaca buku adalah bagian dari upaya diri sendiri untuk stay healthy amids the hard circumstances. Yes, baca buku itu bisa juga buat ngilangin stres, lari sejenak dari dunia nyata ke dunia penulis. Tahun kemarin kayaknya cuma sekita 4 buku doank yang berhasil aku baca. Ini tuh semacam mengamini bahwa minat baca buku di negara ini memang butuh banget distimulasi secara gila-gilaan. Walopun sekarang membaca ga cuma bisa dilakuin terhadap buku kertas, tapi bisa juga dengan versi digital (e-reading), tapi rasanya kalo baca novel itu (khusus novel) lebih asyik and seru lewat lembaran-lembaran kertas. Tapi sebagai generasi milenial (lanjut) yang dilema dan musti ngikutin era digital ini, akhirnya mau ga mau ya konsumsi bacaan digital juga lah. Tahun ini aku berusaha mengembalikan keinginan membaca dengan (sementara baru) order 2 buku, yang satu versi digital dan satunya versi cetak; Aroma Karsa-nya Dewi Lestari (cerbung versi digital), dan Kirana & Happy Little World-nya Retno Hening Palupi (buku parenting). Kenapa dua buku itu, karena aku selalu tersesat dalam tulisan Dewi Lestari, tersesat yang nagih, menyenangkan. Kalo yang parenting, ini kayaknya karena kebutuhan sebagai ibu si. “I believe the choice to become a mother is the choice to become one of the greatest spiritual teachers there is.” – Oprah. kira-kira demikian yang aku rasain. Pengen jadi Ibu yang asyik, yang "keren", yang bisa tumbuh bersama anak. Sungguh cita-cita yang mulia mak!

Next, ngeblog lagi ...
Agak susah ya sekarang nulis secara manual di diary book. blogging juga bisa jadi salah satu cara stress release. Kok kayaknya stress mulu ya yang ditulisin dari tadi hahahahaha. Pokoknya aku mau nulis yang pengen ditulis. Mungkin ga melulu soal hal yang kekinian, tapi peristiwa jaman jebot yang bisa diketawain juga bisa ye.

Abis itu apaan ya, o iya, olah raga. kinda forever planning. Semoga tahun ini lebih teguh iman dan takwa untuk olah raga ya ga cuma sekedar mantengin akun-akun fitnes dll. hahahaha itu sih jempol doank yang olah raga.

Intinya di tahun 2018 pengennya ngembaliin kesukaan pribadi yang kayaknya seru-seru banget gitu. Ini penting banget yaa, karena kadang-kadang cuma diri kita sendiri yang bisa recharge energi dan kejiwaan. Baeklah, see you when i see you *ngomong ke layar kompi

Comments