Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Gendud

The most terrifying thing in my life was being fat. Was? Yes, it was. Karena sekarang saya sudah membuang pikiran macam itu. Menjadi seorang ibu itu bisa mengubah apapun yang sebelumnya pernah jadi semboyan,rules atau apapun lah ya namanya (call it idealism :p)

Dulu, saya paling anti dengan timbunan lemak di paha, perut, dan lengan. Kecuali di pipi-karena emang bawaan dari lahir ya pipi chubby ini- saya selalu buru-buru olah raga atau mungkin sekedar mengurangi gorengan ketika bayangan badan di cermin uda nunjukin sedikit timbunan lemak, atau pas angka di timbangan menunjukkan penambahan. 

What about now?

Well, awalnya sulit ..no...berat bagi saya melihat timbunan lemak dan kulit bergelambir di spot-spot yang tadi uda saya sebutkan. Tapi, saya rasa saya sudah bisa berdamai dengan waktu dan menerima dengan gembira ria bahwa mereka semua merupakan salah satu unsur keistimewaan menjadi ibu. Yang harus saya lakukan adalah menyesuaikan diri. Seperti? Beli baju-baju baru hahahahaha... iyalah, i was at M or even S size. Kalo sekarang, saya lebih comfortable dg L dan XL wkwkwkwk. Lingkar dada bertambah, apalagi lingkar perut/panggul.

So, welcome to big size beibeh....

Ego untuk menjadi "cantik" seperti sebelum memiliki malaikat kecil untuk sementara saya singkirkan. Bukan untuk selamanya, karena saya sendiri juga ga nyaman dengan bentukan badan kayak gini, tapi mungkin kerja keras untuk memiliki badan ideal bisa dilakukan ketika si kecil uda berusia 12 atau 15 bulan. Ga adil bagi suami yang six packs itu a.k.a. kerempeng untuk terus-terusan ngeliat penampakan saya yang sekarang. Sabar ya sayang... demi asi nih hehehe.

Ya, selain untuk kesehatan dan kepuasan diri, memiliki badan dengan ukuran ideal adalah kewajiban saya sebagai istri untuk suami (iya nggak?). Bo'ong banget kalo ada laki-laki yang bilang istriku itu makin cantik kalo kelebihan lemak. Hahahaha.

Sekarang si bayi masih berusia 7 bulan 3 minggu. Sehat banget,lincah banget dan cerdas (penilaan subjektif emaknya). Setidaknya dengan melihat tumbuh kembangnya yang baik ini, hati saya bahagia dan ga parno lagi sama para lemak. Karena sungguh menjadi ibu itu adalah anugerah. Lucky me to have this experience.. I am!

No comments:

Post a Comment