Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

New yogini

Udah dua minggu aku menjadi yogini, sebutan untuk orang (perempuan) yang melakukan kegiatan/latihan yoga (yogis=universal, yogin=laki-laki). Sekitar tiga mingguan yang lalu, salah seorang teman kantor berinisiatif untuk berlatih yoga dengan mendatangkan trainer profesional. Tarif untuk trainer bersertifikat memang bisa dikatakan mahal. Untuk 4 kali pertemuan tarifnya sebesar dua juta sekian rupiah. Untuk itu temanku tadi ngumpulin teman-teman sesama perempuan untuk ikutan yoga...tujuannya sih biar bayarnya bisa ditopang bareng-bareng alias patungan hahahaha...

well, yoga memang bukan hal yang asing. Beruntung aku dulu pernah ikutan silat, yang ada bagian meditasi dll-nya di dalamnya. pengalaman di silat sangat sangat membantu. guru yoganya langsung tau dan nanya apa aku pernah ikutan yoga (I said i used to practice meditation), mungkin karena di beberapa gerakan aku terlihat sedikit luwes hehehe *sombong. duduk lotus, setengah lotus, itu uda ada di gerakan silat, bahkan gerakan sangat awal seperti meditasi.

Kesan pertama latihan yoga ... fun! Badan yang uda kaku BANGET bisa pelan-pelan dilenturkan. Memang ga bisa instan si, harus rutin. Olah raga apapun perlu latihan kan, untuk beberapa gerakan aku sedikit agak cepet bisa karena ya itu tadi, pernah dipelajari waktu masih getol latihan silat. Tapi masih banyak juga gerakan yang butuh ketelatenan untuk dipelajari.

Yoga itu relax. Kalo diliat sepintas, yoga tu kayak senam lansia. lambaaat banget temponya, tapi for your information, justru karena gerakan yang lambat tadi,,,,berasanya berat banget. harus konsentrasi, relax tidak memaksakan diri sesuai kemampuan...semuanya dilakukan secara bertahap. Pernafasannya juga diatur...ada sebagian teman yang berkeringat hebat, ada yang-maaf- ngeluarin angin terus-terusan dan ada yang biasa aja (keliatannya). Yang berkeringat hebat mungkin karena jarang olah raga dan gerak. Yang keluar angin, itu menandakan organ pencernaanya mulai membersihkan diri, dan yang biasa aja itu berarti sudah menikmati gerakan demi gerakan. Itu semua kata trainer kami. Sebanyak 15 orang dengan tujuan yang beda-beda dua minggu yang lalu resmi belajar yoga, menjadi yogini pemula.

Yang asyik dari yoga (khusus di latihan ini) adalah trainernya perempuan, jadinya kami ga sungkan mau curhat-curhat gitu, trus musiknya bikin relax banget apalagi pas penutupan....98% dari kami uda ada di fase akan tidur (gelombang alfa?).... musiknya tenang, gerakannya cuma berbaring relax sambil memejamkan mata, lampu ruangan sebagian dipadamkan, dan kami diberi kata-kata motivasi tentang penerimaan diri sendiri, tentang melepaskan amarah dan hal-hal negatif lainnya. Dan akhirnya ketika lampu dihidupkan kembali, wajah-wajah segar macam bangun tidur kami yang nampak....so fresh. I think I'm in Love with yoga.

Kontroversi yoga. Aku sempat baca mengenai ketidakjelasan hukum melakukan yoga untuk kaum muslim. Ini pendapat pribadi aku ya, dari beberapa artikel yang aku baca, yoga memang awalnya dilakukan oleh umat Hindu. Tapi yoga sendiri bukanlah bagian dari ritual keagamaan. Dari definisinya, yoga berarti penyatuan jiwa dan raga. jadi sepertinya ga ada hubungannya dengan ritual agama Hindu. Dan yoga sendiri tidak melafalkan mantra, bantuan jin apalagi. Semuanya seperti olah raga biasa. Dari sebuah artikel tanya jawab, ada seorang penanya menanyakan kepada seorang guru profesional yoga dari India, apakah semua umat hindu di India melakukan yoga. Sang guru/trainer menjawab tidak, karena yoga bukan bagian dari agama melainkan warisan budaya.

Hhhh.....jadi pemirrrsaaaa.....semuanya kembali kepada niat si yaah...aku sih niatnya olah raga ngurusin badan , secara kerja selama 8 jam (atau bahkan lebih) kebanyakan duduk alias kurang gerak. Jadi yoga menurutku sangat bermanfaat, diliat dari sisi positifnya aja deh...hehehehe.....

ok, selamat ber-yoga semuanyaa.....

No comments:

Post a Comment