Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Terima Kasihku Pada PRAMUKA

Karena pada dua tema arisan blogger saya nulisnya belakangan, hari ini diusahakan dikerjain duluan deh. Takut ama Jejes and Iin, mereka berdua udah jadi satpol PP arisan blogger soalnya. *padahal ga ada yang melantik mereka berdua >.<a

Oke, tema kali ini adalah "Aku pernah jadi anak Pramuka!!!" 

Pertama kali ikutan Pramuka adalah pas SD. Di desa saya, ada jambore tingkat kecamatan yang digelar tiap tahun. pastinya bulan Agustus donk. Kegiatan itu diikuti oleh semua sekolah SD, SMP dan SMA sekecamatan. Diadain di sebuah tanah lapang (biasanya lapangan sepak bola desa). Kegiatannya ya pramuka banget, lomba tali temali, morse, simapore, penjelajahan dan acara puncaknya adalah api unggun. Sejak pertama kali ikut, saya langsung suka. Terobsesi menjadi pemimpin di depan. Menurut saya, kala itu, pemimpin itu punya otoritas, punya karakter, bedalah sama anggota. Gaya banget pokoknya. Jadi pas SMP, ekskul yang pertama saya pilih tentu saja Pramuka.

Masa SMP adalah masa yang paling keren buat saya (mulai songong). Bagaimana tidak, saya berhasil ikutan organisasi keren di sekolah, OSIS dan Pramuka. Mereka-mereka yang ikut dua organisasi ini secara otomatis menjadi paling kece, keren, pusat perhatian, dan deket sama para guru. Iyalah, rata-rata kita anak baik-baik, menyalurkan energi ke organisasi kaan??? Kelas 2 SMP saya menjadi Sekretaris OSIS dan Pratama Putri Pramuka. Pratama Putri itu jabatan ketua di Pramuka khusus untuk perempuan. Tujuan saya cuma satu waktu itu, pengen ikutan Jambore Nasional (Jamnas) di Jakarta. Gara-gara tetangga belakang rumah saya ada yang pernah terpilih mewakili Jawa Timur untuk ikutan Jamnas trus jadi komandan upacara (kalo ga salah), terus dia didatengin TVRI diliput, terkenal sedesa. Sumpah keren banget, namanya mbak Tami (lengkapnya Utami). Tapi apalah daya, krisis ekonomi melanda, Jambore ditiadakan, negara melakukan penghematan habis-habisan....sedih (sesungguhnya melaknat negara).

Tapi, menjadi pratama putri itu menyenangkan, BANGET. Ga gampang sih, saya harus punya TKK lengkap. Tanda Kecakapan Khusus itu adalah suatu tanda yang nunjukin kecakapan, kemahiran, kepandaian, ketangkasan dan ketrampilan seorang anggota pramuka di bidang tertentu. Dan saya berhasil ngumpulin TKK itu dalam selembar selempang. Untuk mendapatkan TKK, seperti ada ujiannya sendiri. Yang paling susah bagi saya adalah memasak. Secara saya super tomboy di masa itu, pake rok cuma pas sekolah aja. Selebihnya celana pendek. Saya benci dapur dan segala aktivitasnya. 

Kelebihan lagi jadi anggota Pramuka adalah, bisa ngejailin penggemar. Eh, maaf ya, saya makin songong. Waktu itu ada anak laki-laki yang terang-terangan nembak lewat surat, secara langsung juga pernah. Nah karena geregetan (aka ga kepikir cinta-cintaan si ya jaman itu), dan saya tau bener tu anak ga ikutan Pramuka, maka yang saya lakukan adalah membalas surat cintanya pake Sandi RUMPUT. HUAHAHAHAHAHAHA *ngakak ampe nangis.
Tau kan cerita selanjutnya? Ya iyalah dia mlongo asli. Fyi, sandi rumput adalah improvisasi dari sandi morse. rumput pendek untuk titik, dan rumput panjang untuk garis. Kompak dan solid, semua teman2 Pramuka saya menolak untuk bantuin tu laki. Mamp*s.

Saya memang ga berhasil ikutan Jambore Nasional, tapi saya sukses ikutan Jambore Hijau se provinsi, ikutan jambore2 level bawah deh ya pokoknya. Hmm...saya juga dapet banyak penggemar, termasuk mantan pacar yang sekarang jadi teman hidup, dulu dia penggemar fanatik saya. WKWKWKWK 

Intinya, Pramuka itu menyenangkan. Bagi yang suka main teka-teki, pramuka punya buanyaaaaak sandi-sandi aneh tapi keren. Bagi yang ga suka disiplin, mending anda ga ikutan pramuka, sana tidur ajah. hahahahha. Tapi bakal ketahuan kok, mereka yang pernah ikutan Pramuka pasti ada sedikit (banyak) jejak karakter kepramukaan yang nempel. Setidaknya tingkat kemandirian lebih tinggi dan hidupnya ga alay. Terima kasih Pramuka.  

*pas SMA saya ga lanjutin kegiatan Pramuka. Pembinanya ga oke, ga pinter, bikin males. Jadi saya ikutan ekskul lainnya macam Basket, Remush sama OSIS 




3 comments:

  1. Sumpah, isinya kesongongan belaka. Eh, gw mandiri dan nggak alay ya... hallooohhhh.... iin tuh anak Pramuka tapi kerja aja homesick :))

    ReplyDelete
  2. berarti si iin jurit malam sama campingnya boóngan, apaan, jurit malam kok difoto...palsu! *piss iin

    ReplyDelete
  3. wah, ngga kebayang klo gw serius Pramuka, pasti fansnya bakal banyak banget.. gw males gini aja banyak :3

    ReplyDelete