Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Problem, Care, Friend -Human


Jakarta tertutup kabut ketika aku menulis ini. hmm...seorang teman berkeluh kesah padaku tentang seseorang yang dia kagumi selama tiga bulan terakhir. Mereka bersahabat kemudian mencoba melangkah ke hubungan yang lebih dekat. Tapi hubungan lebih dekat itu hanya bertahan seminggu saja. Tanpa dia tau sebabnya, salah satu pihak memutuskan untuk kembali berteman saja. so easy, so simple.

Aku mengenal temanku ini berkarakter keras dan tegas. Dia ga pernah ragu untuk berargumen kala dia menangkap keganjilan yang mengusik hatinya. Sejak bersama dengan si "dia", temanku ini agak melunak sikapnya, menjadi sedikit mengalah, sedikit lembut. Ga heran karena perempuan yang dekat dengannya berhati dan berkarakter lembut. Begitu kontras dengan dirinya yang mirip preman hahahaha

Satu hal yang dia sesalkan, "Apa alasan sesungguhnya dia menginginkan kita berteman lagi?" begitu gumamnya. Penasaran dan tentu saja sakit. Aku hanya mendengarkan dengan seksama, mempersilahkan dia mengeluarkan semua uneg-uneg yang ada di hatinya. Segala ganjalan yang mengganggu tidurnya, memporak-porandakan kinerjanya di kantor, dan mecengkeram hatinya dengan jutaan gelisah. G-a-l-a-u

Mereka berdua sama-sama temanku sesungguhnya. Kami bertemu, berkenalan dan akrab ketika kami menjalani prajab di Manado. Dua-duanya dekat, jadi ...aku berpijak di tengah saja. Aku ingin menguatkan dua-duanya, mendengarkan dua-duanya, merengkuh mereka berdua. Apa lagi yang bisa aku lakukan selain itu semua? Meski hanya lewat BBM atau nongkrong di parkiran kantor (kami beda unit, beda gedung tapi satu parkiran :p), kami bertiga masih menjalin pertemanan ini sebisa kami. Caring friend, no matter how, has made me human.

Masalah, berat atau ringannya adalah relatif. Relatif karena memang tergantung si empunya meletakkan masalah itu di keranjang yang mana. Di keranjang berat, rumit dan complicated atau membuangnya di keranjang ringan, sederhana dan penuh tantangan untuk diselesaikan. Dan masalah, selalu akan membawa si pemikulnya menuju kedewasaan. Bukankah sebatang besi harus dibakar dan ditempa ratusan atau bahkan ribuan kali untuk menjadi sebuah samurai yang indah, cantik dan mematikan?? :D

for my two friends, S and H

~Kenmochi Chiemi~


No comments:

Post a Comment