Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Day 2: Passport Making

Kamis, 18 Oct 2012 adalah hari bayar, wawancara and foto untuk pembuatan pasporku. Let me tell you the flow:

07.30 - nyampe pelataran kantor imigrasi, nyerahin slip jadwal foto ke satpam
07.50 - duduk manis menunggu nama dipanggil
08.20 - masih duduk manis, mulai gelisah karena namaku belom juga dipanggil
08.25 - dapat no antrian untuk bayar di kasir. Dapet No A 513 (nomor pertama A501), my fave number :p
08.40 - namaku dipanggil petugas kasir, bayar Rp. 255.000,- well, there's no "pungli" so far. good
09.00 - mulai gerah menunggu, suasana kian rame. I hate waiting
09.15 - hey kenapa begitu banyak orang yang menyerahkan bertumpuk2 map ke seorang petugas??
09.30 - masih no urut A 507 aja yang dipanggil, meja wawancara ada 6 tapi dari tadi yang dipanggil masuk loncat-loncat ga sesuai urutan. Ok baiklah, that's what we call CALO in action!
09.55 - A 513 Fita Nurmayasariiiii!!!! beringsut dengan muka jutek, tanduk runcing keluar dari kepala, mata nanar, siap melumat orang, aku masuk ke ruangan berpengaman itu. duduk di meja paling ujung. petugasnya mbak2 yang masih muda dengan meja yang diatasnya sudah ada 1 set komputer, kamera, dan alat rekam sidik jari serta satu map berisi berkasku. Kemudian aku diminta membaca data diri di layar monitor kalo2 ada yang salah, nempelin jari2 ke alat rekam sidik jari, foto dan ditanya2 kerja dimana, kuliah dimana, sekarang tinggal dimana, remunerasinya berapa (ga penting banget), mo liburan ke mana, dan pada akhirnya mbaknya curcol mo beli rumah juga. It takes only 5 minutes. LIMA MENIT SAJA, logikanya jika aku dapet nomor urut 13 dari waktu menunggu jam 08.55 dengan jumlah meja wawancara 6 buah, seharusnya aku uda dipanggil setidaknya jam 09.10an tadi. Dan dengan alat yang serba canggih tadi, seharusnya buku paspor bisa langsung diserahkan begitu selesai wawancara, sama kayak bikin SIM gitu kan. Tapi kenyataannya buku paspor baru bisa aku terima Kamis depan tanggal 25 Oct 2012.

Yang membuatku miris adalah mereka-mereka yang membayar 500rb sampe 1 juta melalui CALO bisa langsung mendapatkan buku paspornya 3 menit setelah wawancara dan foto selesai. KENAPA?? jelas-jelas di ruangan tadi ada satu papan dengan tulisan kapital HINDARI CALO. Please deh, kapan birokrasi kita bisa sehat kalo petugasnya masih cari uang tambahan dengan cara yang ga bener dan merugikan banyak pihak?

nunggu dapet no urut

No antrian

kasir

ini dia biang keroknya


bukti pembayaran

pikir sendiri aja deh knp aku ambil foto orang ini :p




No comments:

Post a Comment