Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Rectoverso @DeeLestari

my Rectoverso

Yesterday I got the novel, Rectoverso edisi tanda tangan *yeeeiyyy. Sekali lagi aku dapet tanda tangan penulis novel favorit. ga perlu susah2 nyari penulisnya, cuma pantengin book online shop and...taraaa...dapet buku idaman plus tanda tangan penulisnya :D

Novel ini sebenernya published pertama kali pada November 2008, tapi karena waktu itu aku ga begitu familiar dengan karya dee selain yang Supernova plus karena harganya yang menurutku mahal, jadinya cuma ngiler aja. Belakangan, best seller novel ini kembali dicetak dengan cover yang baru, lebih fresh dan terjangkau hehehehe.....


Rectoverso, dari judulnya aja uda bikin tertarik, klak klik di internet ternyata arti harfiahnya adalah dua figur yang saling bercermin (bahasa latin). Bisa juga diistilahkan dengan dua citra yang seolah terpisah tapi sesungguhnya satu kesatuan. Masuk akal juga, soalnya novel ini ternyata ga hanya berisi rangkaian kalimat yang membentuk cerita-cerita, tetapi Dee memberikan sentuhan lagu di setiap cerita pendeknya (karya hibrida). 11 cerita pendek dan 11 lagu. Meskipun di edisi cetakan yang baru ini ga ada CD lagu di dalamnya seperti edisi yang sebelumnya, beberapa lagu uda hits banget. seperti Malaikat Juga Tahu, Aku Ada, Firasat, dan Peluk, uda bertebaran kok di you tube hehehehe...Semua lagunya uda sangat menggambarkan isi ceritanya. Sangat brilian, seperti biasa Dee memang TOP banget. Cara dia meramu kata-kata itu simple tapi jleb! kena.

Dari 11 cerpen tadi, 2 berbahasa Inggris; Grow a Day Older dan Back to Heaven's Light. Bahasanya ga berat kok, masih acceptable ga kayak karya sastra yang terlalu "nyastrani" xixixi..(durhaka ga sih sama almamater?? :p)

Seperti Perahu Kertas, Rectoverso juga diangkat ke layar lebar. 14 Februari 2013 nanti akan menjadi tayangan perdananya di Bioskop. Lima dari 11 kisahnya akan bertransformasi ke layar lebar, pas banget sama momen yg sebagian orang merayakan, Valentine. Aku uda liat trailernya sih (lihat di sini), dan sepertinya filmnya bakal sehebat novelnya. Yang paling ingin aku liat adalah kisah Malaikat Juga Tahu, karena menurutku pesan moralnya dalem banget; tentang cinta tanpa syarat, cinta dari seorang ibu dan cinta sebagai bagian dari eksistensi seorang laki-laki 38 tahun yang mengidap autisme. Touching. Nomer duanya...kisah Aku Ada, itu bikin meleleh banget ... ga percaya? baca deh. Pokoknya setiap kisah dalam novel ini seperti mencerminkan kehidupan sehari-hari yang sangat mungkin ada yang aku atau kamu dan kalian pernah alami.

Kisah dan musik, betapa ini adalah paket lengkap dalam mengapresiasi sebuah karya, hingga kita dapat melihat, mendengar, dan merasakannya secara bersamaan. Dewi "dee" Lestari, I heart you ....can't wait to watch the movie....




2 comments:

  1. ketinggalan zaman, aku dah baca lama banget tuh novel mbak.........

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahahaha....ak yo wesreti ket biyen ndi, tp br iso tuku bukune saiki xixixixi

      Delete