Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

The saddest movie

Ga ada film yang membekas sampe sekarang di benak saya selain film Oshin. Sebenarnya ini drama serial si, di Jepang ditayangin tahun 1983-1984 (saya belom lahir ya pas premiernya). Saya lupa tahun berapa film ini ditayangkan di Indonesia, yang jelas Cuma TVRI yang muter ni serial. Lagu pembukanya yang mendayu-dayu pilu itu aja masih saya ingat. Sedih banget.

Jadi film ini menceritakan perjuangan seorang anak perempuan Jepang pada masa sulitnya. Alih-alih pergi ke sekolah, Oshin kecil (7 tahun) harus/terpaksa bekerja demi kelangsungan hidupnya dan keluarganya. Dengan menjadi baby sitter, Oshin mengalami berbagai macam cobaan yang berat.

Adegan yang selalu saya ingat adalah ketika oshin mengambil air di sumur di musim salju. Badannya yang kurus dan terlalu kecil itu harus mengeluarkan tenaga ekstra untuk menarik tali. Meskipun pada akhirnya Oshin menjadi wanita pengusaha waralaba yang sukses, tapi drama panjang ini punya pesan moral yang sangat dalam-menurut saya. Bahwa dengan bekerja keras, ga peduli perempuan atau laki-laki, maka kesuksesan akan diraih suatu hari nanti. Bahwa untuk meraih sukses, seseorang harus bermental baja dalam menghadapi segala halangan. 

pic is taken from here

3 comments:

  1. ih, bikin tulisannya gak niat... masas segitu doang? mana sedihnya???

    ReplyDelete
  2. oshin diputer di tipi pas gw masih TK sih ya, jadi ngga inget eh ngga pernah nonton^^;

    ReplyDelete