Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

My Journey to the Ministry of Finance RI

CPNS - Biro Komunikasi dan Layanan Informasi 2010
[ada beberapa yg kagak ikutan foto]
Sangaat telat buatku untuk ceritain ini di blog, but who cares?? I think this writing will give benefit to anyone who eager to be in position like me now. So, this is my story, my step into the Ministry of Finance as Public Relation officer. 
 
Seingatku, pengumuman dibukanya lowongan CPNS Kementerian Keuangan 2010 adalah pada bulan Mei. Pendaftaran dilakukan secara online tepat mulai jam 00.00 di hari yang ditentukan. Aku mendaftar tepat jam 00.01 dan selesai mungkin selama 10 menit. And you know what, pada jam segitu aku udah menjadi pendaftar ke 900. padahal itu baru beberapa menit lho. Gila!

Pada saat melamar online, akan ada pilihan ingin ditempatkan di eselon I yang mana. Waktu itu pilihan yang ada buat jurusanku [sastra Inggris] adalah: Bea Cukai, Pajak, dan BPPK. Karena aku bener2 rabun soal Kementerian keuangan jadinya aku pilih dg tanpa pikir panjang deh; Bea Cukai dan BPPK. kenapa ga pilih pajak? gajinya kan selangit? Seperti layaknya SNPTN/ SPMB aku pun main strategi. Pajak itu top rate di Kementerian Keuangan, pastinya ada bejibun pendaftar yang bakal milih pajak. Jadi lebih baik bermain cantik dan aman hehehe.

Setelah itu tinggal menyiapkan data-data yang diminta. Harap untuk melakukan sesuai yang diminta. Jangan mengirim yang tidak diminta seperti snack, baju atau surat cinta
. Menyusunnyapun sesuai urutan yang diminta. Setelah semuanya selesai, aku masukkan ke amplop coklat besar dan langsung ke kantor pos. Oiya, aku ikut penjaringan dari Jogjakarta.

Kira-Kira beberapa minggu kemudian (atau mungkin sebulan lebih) pengumuman lulus administrasi akhirnya keluar juga. Namaku ada dalam list dan berarti aku lulus. Ini sih ga mengejutkan, karena memang asal kita memenuhi persyaratan yang ada pasti bisa lulus tahap ini. Tercatat ada 102.000 pendaftar yang lolos administrasi se-Indonesia. Beberapa minggu kemudian aku mengambil kartu ujian dan siap-siap untuk Test Pengetahuan Akademik. Perlu diingat, Kemenkeu tidak pernah menyebutkan kuota yang dibutuhkan. Tes Pertamaku dilaksanakan di Univ. Sanata Dharma Jogja.

Test Pertama adalah (selain test administrasi) Test Pengetahuan Akademik  disingkat TPA. Test ini adalah  test yang paling banyak memakan korban . Dalam test ini pengetahuan akademik kita akan diuji. Dari Bahasa Indonesia, Inggris, Matematika, Logika, dan pengetahuan umum. Sebagai tambahan, di bagian Bahasa Inggris, kita akan diminta menerjemahkan text Bahasa Inggris [2-3 paragraf] ke dalam Bahasa Indonesia. Soal Bahasa si bisa dihandle, cuman yang horor tu soal matematikanya. Bikin puyeng and desperate. Nah dalam mengerjakan TPA ada beberapa hal yang perlu diingat  guys: 
  • Waktu singkat. 1 soal harus selesai dalam waktu kurang dari 45 detik [ga sampe 1 menit kan?]
  • Jangan meninggalkan jawaban yang kosong. Isi saja toh tidak ada sistem minus. [ini berlaku banget buat soal matematikaku hahaha]
  • Jangan terpaku atau penasaran dalam mencari jawaban 1 soal. ingat waktu terbatas, jadi langsung tembak. DOR!!!
  • Karena waktu yang singkat, tidak akan ada waktu untuk mengecek atau mengulang soal, jadi kalo stuck dalam soal yang tidak bisa dijawab, asal tembak langsung saja. Soal matematikanya bukan soal matematika sederhana 1+1=2 (ya iyalah), tapi semua soal dari log, bangun dll, jadi persiapkan baik-baik kalo anda mau ayan kumat berbusa-busa belajar matematika lagi.
  • Soal matematika dapat diselesaikan dengan logika, jangan dengan rumus. waktu 45 detik tidak akan cukup untuk menyelesaikan soal dengan rumus.  [makan tu rumus ]
  • Ada aturan, jika bagian pertama selesai, maka ketika mengerjakan bagian/chapter kedua, peserta dilarang mengerjakan kembali chapter sebelumnya. Kalo ketahuan, langsung dicoret.

Kira-kira itu aja sih yang perlu diingat dalam mengerjakan soal TPA. Nah setelah mengerjakan dan mengutuk habis-habisan soal-soal tersebut [terutama soal matematika], aku sebenarnya agak sedikit pesimis bakal lulus atau tidak.  Bahasa Indonesia, pengetahuan umum, logika dan apalagi bahasa Inggris sih tidak masalah, matematikanya itu loh yang rese . Trus ada satu pertanyaan pengetahuan umum yang masih anget banget dan sampe sekarang ga bakal aku lupain. "Dibawah ini tim negara yang masuk grup E di World Cup 2010 adalah ...." [ada lima opsi negara yang kudu dipilih]. Dan aku bengong! Pertama, karena aku ga suka bola, kedua, aku baru ngeh kalo waktu itu lagi gencar-gencarnya World Cup di Afsel hoeeee ...tsamina2 e e waka waka e e ... hadeeh!!!

Setelah kira-kira sebulan lebih menunggu, aku lulus ^..^ Agak sedikit kaga percaya tapi AKU LULUS yeey!! . Dari 102.000an yang lulus admin, yang tersisa hanya 58.000 (separuhnya aja yang lanjut). Memang test yang paling banyak memakan korban

Maka mari lanjut ke tahap berikutnya yaitu Psikotes. Diadakan di bulan Agustus awal. Test ini terdiri dari beberapa bagian. Yang aku ingat sih: 
  • Test dari booklet. Dalam booklet ini ada pertanyaan dari matematika (lagi!!!!!), bahasa dan tentu test-tes gambar. Tapi untung saja test matematiknya hanyalah hitungan dasar (tambah, kurang, kali, bagi, bilangan, kuadrat dan lain2). Gambar-gambarnya asli bikin mual, tapi karena sebelum ikut tes ini aku uda pernah ikutan psikotest di tv one, jadinya ga kaget.
  • Clerk test atau apalah merupakan test untuk mengecek ketelitian kita. Kalo tidak salah kita harus mencocokan anggka dan huruf. 
  • Kraeplin test. Test yang satu ini bikin pusing, mual dan pegel tangan. Jadi nanti kita akan diberikan kertas sebesar kertas koran yang isinya angka semua bolak-balik. Kita harus menambahkan angka-angka tersebut. Ditengah-tengah kita ngerjain tuh penjumlahan, si ibu penjaga akan meneriakkan "garis!!" maka kita harus menggarisbawahi angka tepat dimana kita sedang mengerjakan. begitu seterusnya. Sebenarnya hitungannya mudah karena angka yang ditambahkan tidak lebih dari 1 sampai 9 (4+5, 6+7 dll)  dan hasilnya hanya 1 digit. misalnya 9+1 = 0, 5+8=3. gampang kan?cm banyaknya itu yang bikin cape.
  • Test menggambar. Test ini terdiri dari 3 bagian. Pertama adalah test melanjutkan gambar. ada 8 kotak dan di masing-masing kotak telah ada coretannya. Kita harus melengkapi coretan tersebut menjadi gambar utuh. nah di akhir sesi ini akan diminta memberikan urutan pada gambar sesuai dengan kesukaan kita. mana yang paling disukai dan mana yang paling tidak disukai. mana yang paling mudah dan mana yang paling susah. Setelah itu kita akan diminta untuk menggambar orang dan pohon.
  • Test kepribadian. ini lumayan mudah. Akan ada beberapa pernyataan dan kita harus memilih antara sangat setuju sampai sangat tidak setuju dengan pernyataan tersebut.

Ngerjain soal psikotes itu gampang-gampang susah, karena yang dinilai adalah kejiwaan jadi memang sedikit susah untuk meningkatkan nilai kejiwaan. Yang diperlukan hanyalah latihan-latihan agar tidak kagok dalam menghadapi soal. Mungkin yang perlu diingat adalah
  • Dalam mengerjakan soal yang dari booklet, ingat waktu terbatas. jadi jangan terpaku atau penasaran akan satu soal. Bila terasa sudah sedikit kelamaan, tembak saja langsung. DOR [again!]
  • Cari di internet contoh soal-soal psikotest. Ini sangat bagus untuk latihan dan mengenal contoh2 soalnya.
  • Untuk kraeplin, bisa googling untuk mencari contoh soalnya. Kalo tidak salah ada rumus makro untuk word supaya bisa menghasilkan table angka2 seperti kraeplin test. tapi lupa nama linknya
  • Untuk membantu dalam mengerjakan kraeplin dan test ketelitian (clerk test kalo kaga salah) aku suka menyebutkan hasil atau angka yang perlu dicocokan. Memang dalam ujian tersebut kita diminta untuk tenang tapi bukan untuk diem kan . Cara ini  cukup membantu dalam mengerjakan soal macam ini. (aku jadi berguman sendiri waktu ngerjain soal: 2b, 4c, 7s; kalo yang kraeplin: 7, 12, 15, 9, 0 dll)
  • Dalam test kepribadian, jangan memaksa ingin terlihat seperti manusia sempurna. kalo orangnya cerewet, akan terlihat dengan sendirinya kok. apalagi kalo anda ga waras hehehe curcol
  • Untuk gambar, yang perlu diingat adalah kelengkapan, bukan bagus tidaknya. Kalo gambar orang ya jangan lupa rambut, alis mata, hidung, jerawat atau panu juga boleh . Sedangkan untuk pohon jangan lupa untuk menggambar akar, dahan, daun, dan buah. (aku gambar pohon rambutan dengan ukuran jumbo, sehalaman penuh hehehe).

Psikotes berlangsung dari jam 9 kurang sampai jam 1 lebih. Sumpah pengen muntah, lemes and pusing aku . Begitu tes selesai, aku langsung beli makan siang, mandi, and tewas di kasur kos dengan posisi yang mengenaskan [baca molor]. Bener-bener capek jiwa dan raga.

Sebulan kemudian [Oktober] hasilnya keluar dan aku lulus lagi Alhamdulillah....Dari 58.000an, yang lulus menyusut drastis menjadi sekitar 5000an. WoW!!! kalo ingat ini, aku sungguh terharu dan bangga sekaligus bersyukur banget. Test yang ketiga lebih mudah yaitu test kesehatan. Test ini terdiri dari :
  • pemeriksaan tinggi dan berat badan
  • pemeriksaan tensi dan detak jantung 
  • pemeriksaan mata (untung rabun politik-ku ga kedeteksi hihihi)
  • pemeriksaan buta warna atau tidak
  • pemeriksaan varises (silat help me alot here)
  • pemeriksaan mata (mata indah gini ga ada masalah donk)
  • pemeriksaan mulut

Selain pemeriksaan di atas, ada juga tes kebugaran, yaitu
  • Lari selama 12 menit di lapangan bola
  • Shutlle run (lari angka 8)

Meskipun hampir sebulan ga lari (gara-gara bulan Ramadhan), untungnya sisa-sisa TC silat masih ada. Untuk test lari aku jadi juara di grup aku (khusus cewek gitu). Aku berhasil lari sebanyak 5,5 putaran. Rata-rata cewek larinya kuat 2-3 putaran hehehe. (disini aku mulai meragukan jenis kelaminku hihihi). Yang perlu diingat dari test ini adalah untuk lari terus. Jangan pernah berhenti lari dan jalan. Ada peserta yang lagi hamil 7 bulan, dia ga lari tapi jalan cepat terus tanpa berhenti. dan subhanallah, dia lulus!

Sedangkan untuk shuttle run kita hanya perlu lari secepat mungkin mengelilingi dua batas kayu membentuk angka delapan. Harus bolak balik sekitar 4 kali.  Kalo yang tadi diitung jumlah putarannya, shuttle run diitung jumlah waktunya. Semakin cepat selesainya, semakin bagus. Dan Alhamdulillah, aku juara lagi di grupku hehehe

Setelah 1,5 minggu, hasilnya keluar dan lagi-lagi aku lulus. Alhamdulillah ya Rabb. Peserta yang tersisa semakin mengecil, hanya sekitar 2000an yang berhak melanjutkan ke tahap akhir yaitu test wawancara. Sebelum wawancara kita diminta untuk mengisi Daftar Riwayat Hidup di rumah dan membawanya pas wawancara. Dari daftar riwayat tersebut, sang pewawancara akan mengambil pertanyaan-pertanyaan. 

Waktu itu adalah saat-saat yang sangat menegangkan. Untuk Jogja sendiri hanya tersisa 400an peserta. Tempat wawancara kami adalah di aula gedung pajak DIY. Jadi di aula tersebut sudah diset meja-meja bundar sebanyak 8 meja yang ditata sedemikian rupa. Setiap meja ada dua kursi untuk pewawancara, dan satu kursi untuk peserta. Setiap peserta akan direkam tuh wawancaranya. Aku sendiri ditanya tentang pengalaman-pengalaman kerja. Seperti apa kerjanya, apa tugasnya, bagaimana sistem kerjanya, bagaimana cara menyelesaikan konflik di tempat kerja. 

Pertanyaan lucu yang sempet bikin aku nyesel jawab and ga bisa tidur malam harinya adalah "waktu kuliah dulu pernah bolos ga?" dan aku jawab "pernah." {sumpah dodol banget}. Tapi ketika ditanya kenapa, aku jelasin dengan sangat meyakinkan alasannya [kemampuan arguingnya disini diuji banget]. Satu lagi, soal organisasi, tu penting banget. Kita akan ditanya-tanya sepenting apa peran kita dalam organisasi. Bakal ketahuan kok mana yang aktif berorganisasi mana yang mahasiswa baik-baik [datang-duduk,dengerin dosen-pulang-bobo] hehehe. But thanks to Perisai Diri UGM, USEF UNEJ and ASA UGM. Karena ketiga organisasi ini bisa membuatku ngoceh macem-macem. hahaha

Lucu ya, aku kira wawancaranya bakal seputar soal keuangan dan ekonomi. Padahal aku uda menyiapkan diri dengan informasi ekonomi aktual (sampe bego belajar and search di internet) tapi ternyata ga muncul sama sekali  hahahahahaha. Dan pertanyaan klasik khas PNS adalah "siap ditempatkan di daerah-daerah seluruh Indonesia?". Mantab aku jawab tentu !

Kesimpulan untuk wawancara adalah:
  • Berpakaian sopan [jangan lupa mandi dan gosok gigi]
  • Bersikap sopan [jangan loncat-loncatan di kursi]
  • Simak pertanyaan dan "jawab" sesuai dengan pertanyaan [jangan ngaco]
  • Jadi diri sendiri [menurutku ini poin utama. aku bisa sampe disini karena dari awal aku selalu jadi diriku sendiri. saat wawancara pun aku tidak menjadi orang lain. aku tetep rame, kadang-kadang sedikit bikin joke sampe-sampe bapak-bapak yang ngewawancarai aku pun ikutan rame hehehe]

Rabu, 3 November 2010 pukul 00.00 dini hari, aku terbangun dari bobo suciku. Hari itu adalah hari kramat yang sudah aku tunggu-tunggu sampe sakit perut saking tegangnya. Pengumuman Kelolosan Tes Wawancara! Pelan aku buka situs www.depkeu.go.id klik pengumuman tes CPNS 2010. Harusnya aku bisa langsung ketik namaku di toolbar find, tapi aku ngelihat satu per satu. sensasi deg-degan, bahkan aku bisa dengerin suara detak jantung sendiri [ga akan pernah terlupakan]. Dan voila!! FITA NURMAYASARI ada!!! Luluuuus Subhanallah...Alhamdulillah...Allahu Akbar, seketika aku langsung sujud syukur, nangis bahagia dan berterima kasih atas keajaiban Allah ini. The next second, Telpon bundaku nun jauh di kampung halaman, persiapin resign dari kerjaan lama dan jejingkrakan di atas kasur.  

Dari 2000an peserta, yang dinyatakan diterima sebanyak 1.507 orang. Aku ditempatkan di Biro Komunikasi dan Layanan Komunikasi {Humas} Sekretariat Jenderal. kenapa berbeda dengan pilihanku waktu mendaftar? Dugaanku karena pada saat wawancara, aku super cerewet dan bertingkah agak sinting. Sungguh perjuangan yang sangat panjang dan melelahkan. Kalo ada yang bertanya "kamu bayar berapa masuk Kemenkeu?", aku jawab "tidak sepeserpun!" Kementerian Keuangan RI telah melakukan Reformasi Birokrasi pada masa Ibu Sri Mulyani. Jadi memang segalanya dilakukan dengan transparan, bersih dan free. Usaha, doa, dan kerja keras yang sungguh-sungguh memang tidak akan sia-sia. So, buat kalian yang pingin jadi PNS, semoga tulisan ini sedikit membantu. Intinya jangan mikir macem-macem dulu selama tes berlangsung. Jangan minder, tetep santai dan jadi diri sendiri. 

 

No comments:

Post a Comment