Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Bersabarlah

Seorang sahabat berkeluh, "aku sangat cemburu, aku dibakar cemburu. Wajarkah kecemburuan ini menguasaiku?". 
Cemburu, itu sepertinya sebuah kata sifat [di kamus], tapi boleh ga aku sotoy kasih jenis sendiri, nambah jenis kata gitu dalam kamus yaitu kata qalbu. hehe...

"Boleh kok cemburu, karena cemburu itu bukan semata ortak kananmu aja yang bekerja tetapi juga perasaan dan hatimu. Kalo kata Pak Mario Teguh sih, cemburu adalah tanda bahwa cintamu harus memiliki," kataku sok bijak. Tapi ada baiknya kalo rasa cemburu itu dibiarkan berkeliaran cukup sebatas kewajaran. Ga terlalu lebay apalagi alay. Karena siapapun manusianya, selalu pingin punya area bebasnya. Bebas memuja, bebas mengagumi dan bebas merasakan perasaan apa saja terhadap apa saja dan siapa saja. 
 Temenku malah bengong...
Ngeliat temenku bengong, akhirnya aku jitak aja kepalanya.."Hoey, jadi manusia napa boi, cuma malaikat aja yang ga punya cemburu dan cuma setan aja yang mengubah cemburunya jadi iri/dengki dan murka." Demi harga diri yang tak seberapa itu dicabik-cabik oleh sahabatnya yang cantik ini, temenku akhirnya manggut-manggut. Tapi aku curiga, doi masih ga mau bergeser dari pendapatnya semula. 
Trus, musti ngapain? 
Yo adem ayem aja, tak perlu meradang, marah, benci atau menuntut macam-macam. Dengerin Letto aja nih...
[Klik tombol play di Music Match Jukebox]
walau sehari ku tak berhenti
untuk mencari bunga hati


oh rasa cinta bersabarlah menantinya
oh rasa cinta bersabarlah menantinya

begitu lama aku mencoba
dan sampai kini tak berdaya


walau tak ku punya
tapi ku percaya cinta itu indah
walau tak terlihat
tapi ku percaya cinta itu indah


walau tak ku punya
tapi ku percaya cinta itu indah



2 comments:

  1. Bahkan Rasulullah saja pernah cemburu kepada Aisyah.... Tapi cemburunya diungkapkan dengan cara tidak menegurnya beberapa saat.

    ReplyDelete
  2. jadi..boleh2 saja cemburu kn? Manusiawi banget

    ReplyDelete