Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Trip to Lampung



Januari 13-15 aku habiskan weeken ini di Lampung, sebuah provinsi paling Selatan pulau Sumatera. Ada orang yang bersedia mengantarku jalan-jalan di sana. Jadi tanpa pikir panjang (secara tiket pp gretong), aku pun terbang ke Lampung Jumat malam.

Cuaca agak kurang bersahabat, tapi untunglah saat pesawat berlogo singa itu akan take off, cuaca sudah ceria. Hal yang mengejutkanku adalah ketika baru sekitar 15 menit berada di udara, suara mbak pramugari sudah menggema di seantero kabin pesawat, memberitahukan bahwa sesaat lagi pesawat akan mendarat di Bandar Udara Radin Inten II Lampung. Wow, cepet banget!!!

Begitu sampai, aku nunggu yang jemput sekitar 10 menit. Beruntunglah dia pake motor karena kebetulan terjadi kemacetan panjang di jalan menuju tempat aku menginap, berkilo-kilo karena ada sebuah truk semen yang ngguling...omg, ak pikir jauh dr Jakarta bisa putus hubungan bentar sama macet...

Hotel tempat aku menginap terletak di jantung kota yaitu Tanjung karang (sekarang namanya Bandar Lampung), macet membuat waktu tempuh yang semestinya 20 menit aja menjadi 1,5 jam. Maka tanpa pikir panjang, hal selanjutnya yang aku lakukan sesampainya di hotel adalah mandi dan tidoooor. (Thanks to penjemput yg baik hati).

Keesokan harinya, aku ingin jalan-jalan muter-muter
daerah sekitar hotel (baca: kota). Ada beberapa hal menarik yang aku temukan di sini:
1. No Lampung origins. Jadi sepanjang jalan, ada banyak orang yang ngobrol dalam bahasa Indonesia, elo-gue, dan bahasa Jawa. Aku ga nemuin orang ngobrol pake bahasa Lampung....belakangan baru aku tau dari cerita temen, bahwa letak geografis Lampung yang deket dari Jakarta juga karena Lampung telah menjadi daerah tujuan transmigrasi, maka mayoritas penduduk Lampung jadi keJakarta-Jakartaan dan ke-Jawa-jawaan gitu.

2. Kota ini bener-bener
ga ada bedanya sams Jakarta, mall dimana-mana, penampilan orang-orangnya jauh dari kesan daerah. Up 2 date banget dah (no wonder, it must be because of the malls)

3. Ada Bus Trans Bandar Lampungnya. Namanya bukan trans Bandar Lampung tapi Bus Rapid Transit (BRT). Gedhenya sih persis kayak yg di Jogja tapi sayangnya aku ga nemuin shelternya. Jadi banyak orang yang naik begitu aja dari mana aja. Aku menduga ini masih dalam tahap percobaan, karena busnya juga tampak masih gres alias baru.
pic is taken from here

4. Angkot, tak hanya Manado aja yg membuatku berdecak kagum soal angkot ini. Kalo di Manado angkotnya full musik super kenceng, di Lampung beda lagi. Di lampung angkotnya gaul-gaul, ornamen angkot sangat menonjol. Jadi ada semacam modifikasi di sana sini, bagian belakang juga sengaja dibikin nungging. Dari depan tampak seperti mobil balap pokoknya, bumpernya itu lo...heboh gilak.Sayang banget aku ga sempat ambil fotonya.

5. Setiap bangunan, kecuali rumah warga, selalu dipajang gambar, tempelan atau tembaga seperti mahkota khas Lampung. Kompak abiss....







Jadi sebenarnya, Lampung ini uda kayak mini metropolitan. Orang-orangnya gaul, akses jalannya bagus, tempat hiburan, bank, kantor, semuanya lengkap (aku sempet nonton  di 21 plus blenjong di matahari, kalo ga salah nama mallnya Central Plaza Lampung hakakak). Oia, makanan khasnya adalah keripik pisang plus nangka,juga  lapis legit. Produk unggulan lainnya adalah kain tenunan tradisional bernama kain tapis (krn mehong, aku batal beli...padahal uda mupeng berat).



Pic is taken from here









Bengkulu, Palembang, Medan dan Lampung uda aku jelajahi. Kurang Aceh, Belitong sama Kepri kali ya yang belom untuk Sumatera...hmm next time semoga ada sponsor lagi utk menjelajah #ngarep. Masa orang Indonesia ga kenal daerah and budaya bangsanya sendiri? Bukannya antipati sama negara lain selain Indonesia, tapi aku pikir mengenal rumah sendiri juga ga kalah asyik kok daripada melancong ke Amerika, Eropa, Aussy, Rusia atau Afrika...seru..

Cintailah plodhuk-plodhuk IIINDoNeSAaaa 
#copas kalimat n tone sebuah iklan produk elektronik :p

PS : Many thanks to sponsor for the kindness and the present :D

Kenmochi Chiemi


No comments:

Post a Comment