Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Harga Supermahal sebuah Kepercayaan


Kepercayaan merupakan hal yang paling mendasar untuk membentuk sebuah hubungan, terlepas apa bentuk hubungan tersebut. Hubungan sebagai pasangan, orang tua dan anak, pekerjaan atau sebagai sahabat. Kepercayaan biasanya diberikan kepada seseorang yang dinilai mampu serta bijak dalam menjalankan serta memegang kepercayaan tersebut. ya ga?

Apa jadinya jika kepercayaan yang telah diberikan disalahgunakan, tentu berakibat fatal yang membuat jalinan silaturahmi terputus, hubungan persahabatan menjadi sirna, hubungan kerja akan berakhir, serta banyak lagi akibat yang akan timbul dari penyalahgunaan tersebut. Yang paling parah mungkin pencemaran nama baik dan juga kerugian yang harus ditanggung oleh pihak tertentu.Penyimpangan kepercayaan bisa terjadi karena berbagai sebab, seperti karena dipaksa oleh keadaan, lupa/khilaf (yang disengaja atau tidak) dan lain sebagainya. Menjaga kepercayaan memang bukan suatu yang ringan, tetapi apapun bentuknya suatu kepercayaan akan terasa indah bila dijalankan dengan bijak dan penuh tanggung jawab.

Menurutku, di dunia ini sebenarnya ga ada yang bisa dipercaya. Kenapa? Tentu saja karena kita semua [manusia] ga ada yang sempurna. Setebal-tebalnya iman, sediem-diemnya perilaku/ sifat seseorang, seintrovert apapun manusia, bagiku tetep aja masih ada celah untuk mengkhianati sebuah kepercayaan. Manusia [secara teori] adalah makhluk sosial. Butuh makhluk lain untuk berinteraksi. Jadi sangat dimungkinkan terjadi pertukaran informasi yang rahasia, tertutup atau tabu untuk di-share. Cuma soal waktu aja untuk terungkap. Jadi, it's ok jika suatu saat nanti rahasiamu bisa bocor atau terkuak. Yang terpenting adalah gimana kita bisa melepaskan beban psikologis dengan menceritakan uneg-uneg pada sahabat.

Aku selalu menganggap sahabat itu adalah makhluk terdekat setelah keluarga inti. Bahkan kadang-kadang melebihi keluarga. Imbasnya, tentu saja rasa percaya yang tinggi terhadap sahabat juga sebaliknya. Sahabatku percaya penuh terhadapku. Berbagi curhatan yang sifatnya "top secret" tu uda kayak jadi ritual wajib, menu yang ditunggu-tunggu. Ada kenikmatan tersendiri ketika seorang sahabat mau mengeluarkan uneg-uneg terdalamnya kepadaku. 

Ada yang menyebut, mendengarkan curhatan sahabat tuh seperti menjadi keranjang sampah. Big No for me. Justru, saat seorang sahabat bisa mencurahkan apa yang dia rasakan dengan terbuka, sebanyak dan sepanjang apapun ceritanya, bagiku itu sebuah hal yang teramat mahal harganya. Sepertinya tidak penting lagi aku bisa kasih solusi atau jalan keluar dari permasalahan dia. Karena dengan mendengarkan saja, sahabat akan merasa senang dan nyaman. Merasa diperhatikan, merasa didahulukan kepentingannya. 

Dari kepercayaan sahabat, aku banyak belajar tentang kehidupan. Hal-hal yang belum aku alami, sudah terlampaui, atau yang sama-sama sedang dirasakan. Betapa dahsyatnya rasa saling berbagi pengalaman, perasaan dan tujuan untuk menyelesaikan sesuatu yang harus segera dicari jalan keluarnya. Seberat apapun hidup kita, selama masih ada sahabat,,,semuanya akan terasa lebih ringan.
Sebuah kepercayaan dari sahabat sangat berarti bagiku, karena sahabat tak akan saling mencurigai satu sama lain. Saling mengerti dan memahami perasaan, pemikiran dan cara pandang sahabatnya. Terima kasih sahabat-sahabatku, uda menjadikanku tempat curhat, tempat nangis, tempat numpahin beragam emosi dan tempat berbagi kegembiraan sepanjang masa. I'm special because you are special either. This close friendship is too valuable, too beautiful, and too meaningful untuk dilepaskan...la..la..la..keep our friendship alive friends..muach

No comments:

Post a Comment