Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Menjelang Mudik


Mudik atau pulang kampung jadi menu wajib kalo uda lebaran. Berkali-kali sudah aku melakoni kegiatan mudik, tapi dua tahun terakhir menjadi acara mudik yang paling berkesan buatku. Why? Karena dua tahun terakhir aku mudik bukan lagi sebagai pelajar, tapi uda jadi pekerja. Lebaran tahun lalu aku kerja di Bekasi, atas nama pengiritan sedunia, mudiknya pake angkutan darat yaitu bus. Rutenya pun aku atur sedemikian rupa sehingga ga terlalu bikin badan capek. Aku mampir dulu di Jogja selama 2 hari untuk melepas capek, setelah itu lanjut lagi ke Jawa Timur. Meskipun begitu nyampe rumah, tetep aja badan rasanya remuk redam. Capeknya ga ilang sampe tiga hari...

Berbekal pengalaman tahun lalu, lebaran tahun ini aku memutuskan pulang dengan angkutan udara; pesawat. Mahal? Yoi banget, tapi sesekali ingin juga memanjakan badan yang selama ini dipaksa untuk tahan banting sama apapun. Kesehatan menjadi prioritas utamaku. Tiket pesawat sebenarnya bisa dipesan jauh-jauh hari, tapi karena dana terbatas, baru bisa beli bulan Juni kemarin. Itu aja harganya uda lumayan. Selalu ada yang dikorbankan untuk hal-hal yang lebih baik.

Jumat, 26 Agustus 2011 pukul 11.15 penerbangan GA 312 Jakarta-Surabaya akan mengantarkanku kembali menginjak tanah Jawa Timur. Aku uda janjian sama kedua sahabatku yang memang gawe di Surabaya untuk ngejemput aku di bandara plus mudik bareng ke Lumajangnya. Dari seminggu yang lalu aku uda nyicil baju dan apa aja yang mo dibawa pulang. Semua titipan orang rumah udah aku sisipin dalam koper. Sejenak aku ngerasa, "kok jadi mirip TKW yang pulang kampung si?" hehehe

Semoga perjalanan nanti semuanya lancar, aman terkendali. Amin.

No comments:

Post a Comment