Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Alegori untuk Teman

And when we're fighting together, We can take on the weather
I will keep you warm through, Every single storm you
Ever have to walk through, I will go before you
I will be the voice when you need someone to talk to
~T.Tempah-Invincible~

Saya kenal kamu tuh emang baru beberapa tahun aja. Tapi saya ngerasa kita bisa jadi teman yang baik. Teman selalu "saling" dalam beberapa hal, iya kan? Sharing, mau ga mau uda menjadi syarat mutlak dari sebuah pertemanan. Jika dua orang atau lebih mengaku berteman tapi mereka tak pernah melakukan interaksi yang dinamakan share/berbagi maka janganlah sebut hubungan itu sebagai pertemanan apalagi naik level yang lebih tinggi; persahabatan.

Dua kepala selalu punya pemikiran, ide, dan opini yang berbeda bahkan kadang bertentangan. Sangat bertentangan. Ada kalanya kamu menyinggung perasaanku, dan sebaliknya. Ada satu waktu kita bisa saling merasakan perasaan satu sama lain, tapi di lain waktu kita terputus komunikasi sama sekali. Sunyi.

Kalo boleh mengupamakan, teman itu serupa cermin. Memantulkan bayangan tanpa syarat, tanpa tendensi apapun, ... jujur. Dan saya sangat mengerti jika kamu perlahan menghilang, tak bersua, tak berjejak sedikitpun bagai embun yang menguap terusir cahaya mentari pagi. Memang seharusnya begitu, memang sewajarnya demikian. Teman tak perlu repot membagi apapun jika hati tak berkehendak, dan teman juga bisa melampiaskan apapun sesuai dengan kehendak. Saat kesepian, teman akan sangat berguna untuk memeriahkan suasana. Saat sedih, teman tentu akan menjadi badut penghibur yang lucu maksimal. Dan saat terhimpit, teman bisa menjadi tools yang bisa mengeluarkanmu dari himpitan itu, sadar atau tidak.

Well, teman, saya akan menjadi temanmu meski kamu telah membuangku jauh-jauh dari list pertemanan di hidupmu. Karena bagiku, dengan kamu peduli atau tidak, perasaan tulus selalu membawa kebahagiaan tersendiri. Kedamaian hakiki adalah ketika ada orang lain yang bisa mendapatkan kasih sayang dan perhatian kita. Rasakan energi hangat yang akan mengepung hati dan jantungmu ketika ada orang lain yang berhasil tersenyum karenamu. energi itu disebut tentram. Hidup terlalu singkat untuk dibuang sia-sia dengan ketidakpedulian.   

*Untuk temanku yang hilang pedulinya, life is wacky now, isn't it?

Kenmochi Chiemi

No comments:

Post a Comment