Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Akhirnya datang juga

Semoga ini tidak menyinggung pihak manapun, saya cuma mau curhat aja hehehe. Hari ini, Senin 18 ApriL 2011, dia yang kami tunggu-tunggu dengan perasaan tidak menentu, dengan berita yang simpang siur, ngawur dan geje akhirnya datang juga. Satu anak tangga telah terlewati, masih banyak anak tangga lain yang masih harus dilewati pffhh...

Ini dunia baru bagi saya dan teman-teman senasib dan sepenanggungan saya tentunya. Kami berlatar belakang berbeda, lulusan dari berbagai Perguruan Tinggi se-Indonesia, dengan pengalaman kerja yang beraneka ragam, somehow bersatu di sini, dibawah payung yang sama. 99% dari kami pernah bekerja di sektor swasta beberapa bulan bahkan ada yang udah beberapa tahun. Sehingga bolehlah dibilang kalo kami sudah terbiasa dengan atmosfer kinerja swasta yang "profesional", sangat profesional malah. 

Euforia kami perlahan sirna dengan kenyataan yang kami hadapi. Kami harus menghadapi sistem yang 180 derajat berbeda dengan sistem yang pernah kami alami di swasta. Saya sampai berfikir, apakah di negara lain juga seperti ini ya? 

Tahapan dan proses rekruitmen yang panjang dan melelahkan ternyata masih berlanjut setelah kami dinyatakan lolos tes wawancara. Mulai dari orientasi institusi, orientasi unit eselon 1, sampai orientasi unit yang lebih kecil lagi. Kami melakukan adaptasi kerja, mempelajari hal yang sama sekali asing dan belum pernah ada di tempurung otak kami sebelumnya. Sampai pada tahap yang paling krusial yaitu soal klasik sepanjang masa; uang.

Yes my friend, mungkin anda sudah mahfum dengan kata "rapelan" yang tentu saja hanya dialami oleh mereka yang berprofesi sebagai abdi negara (mungkin ini tabu untuk dibicarakan, tapi saya dengan semangat 45:9=5 ingin mengeluarkan uneg2 ini sekarang). Tahapan "neraka" yang harus kami lewati adalah CCPNS-CPNS-PNS (iya..iya, saya akan jelasin satu2).

CCPNS adalah (masih) Calon Calon PNS, ini adalah tahapan pertama yang kami masuki. Jadi selama Surat Keputusan (SK) CPNS belum diterima, maka status kami masih honorer. Entah siapa yang memulai, kami menyebutnya dengan istilah CCPNS. Lupakan gaji 80% sobat, karena gaji menggiurkan dan menggelitik jiwa itu baru bisa diterima ketika SK CPNS itu diterima. Dan thanks God, hari ini kami menerima SK kramat itu, so from this moment we are CPNS (yeeyyyyy!!! joged2 India). But unfortunately (gara2 sistem lagi) 80% kami baru akan cair 2 bulan lageee...gosh, do you think I am that patience?

Then, kami akan mengalami yang namanya Prajab (pra jabatan). Kata senior yang mengaku bijak sih itu adalah proses akhir yaitu para CPNS dikarantina selama dua minggu dengan pelajaran kayak jaman SMA trus ada juga materi fisiknya. Dan di hari terakhir barulah hidup dan mati kami untuk menuju penghilangan satu "C" lagi akan ditentukan dengan UJIAN. Diperkirakan kejadian itu akan berlangsung pada bulan Oktober (msh jauh ya cin..?). Just hold on, be stong and your fate will lead you to that final step. Satu lagi, Selama satu tahun ini kami terus diawasi dan diberi penilaian berkala. Jika memang kami dinyatakan layak, maka kami bisa mengikuti prajab tepat waktu, sebaliknya jika kami termasuk CPNS bermasalah (amit2 jabang baby boo) maka bisa jadi prajab kami ditunda.

Di era "onlen" ini, kami menghubungkan diri satu sama lain dalam grup jejaring sosial. 1507 CPNS baru pun bisa share apapun termasuk uneg2 yang bersifat sangat pribadi. Salah seorang teman yang berperangai keras dan ga sabaran sempat menyebar aroma demontrasi for the sake of "SK". Tapi, ada api selalu ada air, untunglah banyak juga tim Pemadam kebakaran, jadi ga sampe ada demo2 aneh nan mengerikan. Bisa dimaklumi sih, kami yang dulunya bekerja di sektor swasta selalu mendapat reward sesuai dengan pencapaian kami dengan tepat waktu. Tapi di sini, kami benar2 seperti menjalankan puasa ramadhan yang indah, bedanya ramadhannya hampir setahun. Bener2 diuji mental, jiwa dan raga deh. Banyak yang jatuh bangun karena sakit, mungkin metabolisme tubuh syok dengan perubahan dari surga ke neraka hehehe lebay.


Bagi Anda yang bercita-cita luhur untuk menjadi PNS Indonesia Raya Indah Permai ini, jangan pernah takut atau parno setelah membaca tulisan saya. Karena percayalah, setiap detik yang anda lewati dalam penantian itu akan terbayar kontan setelah anda disumpah setia pada negara atas Nama Tuhan YME. Jangan pernah putus asa, stress apalagi gila. Terima saja dengan sabar. Setidaknya itu yang dikatakan para senior kami. Hidup Indonesia!!!! Yeaaah.

2 comments:

  1. Gak nyangka ternyata masih ribet kayak gitu ya. Tak kira sudah jadi pegawai tetap yg enak. Berarti harus sabar menunggu ya. Jangan lupa bagi2 :)

    ReplyDelete
  2. begitulah CPNS, kami berjuang melawan ego diri sendiri selama 1 tahun.hhmmffhh, mungkin itulah fungsinya ada Psikotest ya?? hahahaha

    njaluk piro se??hihihihihi *kere tapi songong*

    ReplyDelete