Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

my special weekend

Mengobati rasa kangen pada Jogja dan teman-teman, aku pergi liburan ke sana weekend lalu. benar-beanr Nekad, kenapa? Seminggu sebelum hari H aku uda ke stasiun KA untuk book tiket, dari tiket kelas ekonomi, bisnis, sampai eksekutif semuanya ludes tak bersisa. Aku baru nyadar kalo weekend ini bukan weekend biasa tapi long weekend. Ada tanggal merah di hari Jumat yang berarti banyak orang yang akan keluar dari Jakarta.

Aku jadi dongkol, menyesal kenapa ga booking dua minggu sebelumnya aja. Kesempatan terakhir adalah beli tiket on the spot, pada hari H. Meski dapet tiket berdiri, tapi lumayanlah daripada ga dapet sama sekali gitu. Aku ga mau "bayar atas" karena selain malu, aku uda pernah bayar dua kali lipat karena ga pegang tiket hahaha. Efek jera yang memang membikin jera. H-2 ada temen yang nawarin untuk pulang bareng rombongan sesama pegawai menuju Jogja, carter bis ceritanya. Tanpa pikir panjang I said YES. Malangnya, pada hari H, si koordinator mengabarkan bahwa tiket habis. haduuwh...kembali ke plan yang pertama deh, beli tiket on the spot.

Hari H, aku uda bawa tas ransel kesayangan waktu berangkat kerja. Rencananya sih, pulang kerja langsung cao ke stasiun KA. Aku mo naik Senja Utama Jogja (kelas Bisnis). Jam 17.15 aku uda ngantri di depan loket karcis, tapi kok loketnya belum buka ya? aku uda mulai curiga, jangan2 ... dan benar juga, beberapa menit kemudian ada mbak2 petugas tiket yang dengan tenang nempel secarik kertas di kaca loket bertuliskan "Maaf, penjualan tiket ditiadakan karena  sudah melampaui kapasitas maksimal". Mampus!!!

Ditengah kepanikan, aku memacu motor ke Gambir. Ga tau kenapa aku punya feeling kalo di gambir pasti masih ada tiket untukku. Ga kebayang kalo aku musti ga berangkat hanya gara2 ga dapet tiket. Dan voilaa aku dapet tiket dong, meski mahal (kelas eksekutif) aku ga peduli. Bagiku segalanya akan terbayar lunas dengan menghabiskan waktu di Jogja nanti (and it was!). 

Akhirnya aku nyampe juga di Jogja jam 5.15 pagi. Jogja masih basah oleh air hujan yang mengguyurnya 2 jam lalu. Perasaan senang, gembira, lega membuatku  tak pernah bosan "pulang" ke kota ini. Teman-teman PD Ugm sudah siap menanti untuk mencicipi birunya pantai Indrayanti dan Siung.

Ngabisin waktu dengan ngobrol santai, dengerin curhatan teman-teman, menikmati angin pantai yang semilir dan berbagi mimpi serta harapan. bercanda, tertawa, kadang-kadang juga sedikit sedih (dengerin yang curhat sedih) ...ah aku benar-benar menyayangi teman-temanku.

Esok harinya kami latihan silat, ada surprise kecil, teman kami yang beberapa bulan ini bekerja di luar Jawa ternyata mudik. Wah senang sekali, andai beberapa teman yang lain juga mudik pasti tambah seru. Pelajaran weekend kemarin adalah kalo mo mudik, musti pesen tiket maksimal 2 minggu sebelum hari H, kalo dicurhatin temen jangan lupa bawa tisu, dan kalo ada teman yg kerja di luar pulau pulang, jangan sungkan nagih oleh-oleh (*lho).

Ada kata-kata bijak, tiga hal yang paling berharga di dunia adalah kasih sayang, keluarga & persaudaraan, dan kebaikan. Bagiku, teman dan sahabat adalah salah satu harta termahal di dunia ini. Kehangatan dan sambutan dari setiap teman adalah energi yang luar biasa dan tak tergantikan untuk kembali menggerakkan asa yang sempat redup atau bahkan sedikit mati suri. Bersama teman-teman dan sahabat aku temukan kasih sayang dan kebaikan tiada banding. "Aku sayang kalian teman-teman. hope we'll have another weekend to spend" ^^


semua tersenyum senang

geng cantik

gerombolan si berat :p

No comments:

Post a Comment