Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

D' Elegance of Bengkulu part 3

Sosialisasi Sukuk
tugas ga tugas tetep cheese!!

Pagi-pagi setelah sarapan di resto hotel, kami bertiga menuju tempat acara. Kami pun bekerja sesuai dengan tugas masing-masing. Acara tahunan yang diadakan di sembilan propinsi ini cukup sukses. Dihadiri oleh berbagai kalangan mulai dari mahasiswa, kyai, pengusaha, pemda, sampai bankir.  Acara dikonsep dua arah, semakin banyak pertanyaan semakin baik. Pukuul 12 siang, acara berakhir dan sukses.

Jalan-jalan 
Setelah makan siang, kami bertiga berkumpul di lobi hotel. Agenda kami hari ini adalah jalan-jalan plus beli oleh-oleh khas Bengkulu. cuaca tidak ceria, mendung menggumpal. Seperti yang kami takutkan, alam Bengkulu pun basah oleh hujan yang tidak biasa. hujan disertai angin yang menurutku seperti badai. mengerikan. Kami bimbang, tetap berangkat atau mengurungkan niat mulia kami. Taxi kadung dipesan, dan last minute kami nekad berangkat dengan harapan ditengah perjalanan nanti hujan mereda.  dan benar saja, di tengah perjalanan hujan heboh tadi hanya menyisakan rintik-rintik gerimis.

Kami berhenti di sebuah toko kecil yang mengingatkan aku pada setting lokasi pasar di film Laskar Pelangi. sederhana sekali. Saya membeli keripik Ikan, dodol durian dan pai nanas. Dua teman saya yang lain pun membeli makanan serupa. Karena hujan sudah reda, akhirnya kami melanjutkan perjalanan ke tempat pariwisata terkenal di Bengkulu; Fort Marlborough.


fort marlborough

Fort Marlborough merupakan benteng satu-satunya peninggalan Inggris di Indonesia. Konon karena sebuah perjanjian perdagangan antara inggris dan Belanda, terjadilah tukar menukar daerah jajahan. Inggris menjajah Bengkulu dan Singapore dijajah Belanda. Pemerintah Inggris pada jaman pendudukan membangun sebuah benteng pertahanan sekaligus pusat pemerintahan atas instruksi Gubernur Jenderal Thomas Stamford Raffless. Bangunan benteng ini masih sangat kokoh berdiri, beda banget sama bangunan buatan orang Indonesia yang cuma berumur beberapa tahun sudah ambruk. Dilihat dari posisinya yang sangat strategis, saya merasa bisa memutar kembali episode jaman penjajahan dulu. Terdapat beberapa meriam asli dan lubang-lubang pengintaian yang menghadap langsung ke lautan lepas.

Di pintu gerbang berdiri sebuah memoriam yang terpahat elok diatasnya tulisan miring khas jaman dulu. Disampingnya terdapat kamar serdadu, gudang mesiu dan penjara yang semuanya masih dibiarkan asli kecuali fungsinya sudah dialihkan menjadi musium. Di luar benteng terdapat China Town atau kampung Cina.



Pantai Tapak Paderi dari atas Benteng
Naik ke puncak benteng, kita akan disuguhi dengan pemandangan Pantai Tapak Paderi yang mempesona.Pantai ini memiliki pesona alam yang luar bisa, terutama pada saat matahari terbenam. Terbayang suasana sunset yang romantis sambil menikmati jajanan jagung bakar. Kami pun keluar dari lokasi Benteng, menghampiri pantai ini. Berjejer pedagang yang menjual jajanan menggiurkan; jagung bakar aneka rasa, pisang bakar, dan kelapa muda yang segar gila. di seberang pantai ini ternyata ada bayangan jelas yang setelah kami tanya kepada pedagang itu adalah bukit barisan. Kami terbuai oleh angin berpadu dengan ombak pantai yang kecil bersahabat sambil menikmati pisang dan jagung bakar plus es kelapa muda.

Long March
wew...dunia milik berduaaa...
Saya menyebut long march karena kami bertiga memang berjalan kaki menyusuri pantai Tapak Paderi untuk kembali ke hotel. Kami berpikir Pantai Panjang dan Pantai Paderi terhubung langsung; baik melalui jalur laut, darat, dan udara. Maka jadilah kami tiga manusia dari Jawa yang berjalan beriringan dengan membawa buntelan oleh-oleh menyusuri pantai. Sambil ngobrol kami menemukan berbagai hal menarik sepanjang pantai ini, pertama, kami melewati kampung nelayan yang berjajar rapi. menariknya bangunannya itu seperti satu kamar kos2an selebar 3x3 dengan seng sebagai atap. Sore-sore seperti ini banyak para remaja Bengkulu yang melakukan berbagai aktivitas di sepanjang pantai, mulai dari bersepeda ontel rame-rame, main bola, nongkrong, sampai pacaran. Para remaja ini secara penampilan sangat cantik-cantik dan ganteng. baju rapi-rapi dan up to date, motor mereka pun tak ada yang keluaran lama, mobil apalagi.

Di sepanjang pantai ini banyak sekali disediakan bangku-bangku kayu yang cuma muat diduduki berdua saja, dan betapa terkejutnya kami bertiga karena sepanjang pantai yang bersemak berjejer pasangan pemuda-pemudi yang duduk santai berdua di atas motor masing-masing dengan segala "kegiatan" yang berbeda tentunya. Sayang kamera kami kehabisan baterai, jadi ga bisa iseng mengambil best shot hahaha. Fenomena sosial masyarakat yang wajar di sebuah kota kecil. Kami sering mendapati pasangan muda yang mungkin baru lulus SMP atau SMA yang sudah menggendong balita. Perempuan Bengkulu memang dikarunia pesona yang luar biasa; berkulit putih, postur yang bagus, ditunjang fashion style yang ga beda dengan perempuan Jakarta. hanya satu perbedaan saja dengan perempuan Jakarta, usia pernikahan dan cara pandangnya tentang institusi ini. Rumornya, orang Bengkulu secara perekonomian memang sangat makmur, akan tetapi mereka tidak punya saluran untuk membelanjakan harta. Jadi pernikahan muda pun bukan hal tabu.

wah, saya kepanjangan ni nulisnya. Pada intinya, Bengkulu adalah sebuah kota propinsi kecil yang punya daya tarik luar biasa. Hanya saja, masih banyak hal-hal yang harus diperbaiki. misalnya saja kebersihan di sekitar pantai yang kurang terjaga alias kotooor dan sarana umum yang tidak terawat. Dan sayang sekali kami tidak bisa mengunjungi Bunga Rafflesia ... kami terlalu asyik dengan pantai, fort Marlborough dan kegiatan pemuda-pemudinya yang menarik hihihi...semoga saya bisa mengunjungi propinsi menarik lainnya di masa yang akan datang. I love Indonesia!!!

2 comments:

  1. Harusnya sekalian fotonya di upload disini biar mengena. Biar pembaca juga bisa mengimajinasikan suasananya, Mbak. Pasti tambah keren.... Kapan2 sepertinya saya jg harus kesana nih. *Hanya kalau ada dananya :)

    ReplyDelete
  2. mo ta perbaiki nanti Lik, iya harusnya ada fotonya ya?hihihi.ta doain moga bisa kesana Lik, sumpah, bentengnya keren. perempuannya jg hihihi

    ReplyDelete