Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Rafting [Arung Jeram]

Edisi fun


Setelah puas dengan permainan paintball, maka rombongan kami bergerak meninggalkan hotel menuju Citarik, Sukabumi. Tujuannya? Rafting atau biasa disebut arung jeram. Dari hotel [Bogor] ke Sukabumi cukup memakan waktu yang lumayan. Kurang lebih tiga jam, karena jalanan yang macet. Weekend gitu...

Hal yang ga mengenakkan pun terjadi, supir kantorku tu entah mabok ato senewen, bawa mobilnya rock and roll. nginjek gas sama rem kayak nginjek kecoa. Asli kasar abiss. Alhasil perutku mual, bukan karena macet ato jalan yang berkelok2. Kalo uda kayak gitu, pertolongan pertama [dari diri sendiri] adalah dengan memuntahkan isi perut. Karena kalo dibiarin justru malah tambah bikin pusing. Mobil kami dan dua bus lainnya berhenti di pom bensin. Thanks God, then  I thrown all my digested food out. Lega, abis itu beli sprit, jurus pamungkas.

Setelah menempuh perjalanan yang berkelaok-kelok akhirnya kami sampai juga di kawasan arung jeram Citarik, Sukabumi. Makan siang plus shalat, trus langsung deh nyemplung. Rafting atau arung jeram merupakan olah raga air yang sangat fun. Bermain-main dengan arus yang kadang tenang kadang deras, nabrak batu bahkan perahu flip [terbalik]. Ga perlu takut kalo ga bisa renang, soalnya setiap orang diwajibkan memakai pelampung. Setiap perahu karet juga ada pemandunya. Jadi just having fun-lah pokoke.

46 orang dibagi dalam 11 kelompok. Satu kelompok berisi 4-5 orang plus pemandu.And this is it!! Meluncurlah perahu karet kami, setiap ngelewati arus yang rada ekstrim, maka aku dengan tiada sungkan secuilpun teriak-teriak, ngakak-ngakak heboh. Belum pas di beberapa spot, ada petugas EO yang sengaja ambil foto kita-kita. Mas pemandunya pun ngasih aba-aba "See the cam and pooooseeee!!! Jiaah...kami nyengir dengan berbagai gaya. Yang dayung diangkatlah, kaki diangkat, piss, atau berlagak mo bunuh diri hakakakak. Seru abiss.

Kami memilih jarak tempuh terpendek yaitu 5 km, selama 1 jam. Jarak terjauh tuh 19 km selama 4 jam, lebih asyik tuh. Ada di sebuah area yang paling dalam dan paling tenang arusnya. Kita diminta nyemplung "dengan hormat" disana..aku bilang dengan hormat karena beberapa perahu lain yang dalemnya cowok semua malah dibalikin perahunya sama mas pemandunya... mas pemandunya kasihan kali yee, ma kita2 yang kece ini. Baru kali itu aku pake pelampung. well, ternyata enak juga pake pelampung, beneran bisa ngapung men [menurut looo??].

Setelah 5 menit berenang kesana kemari, perjalanan dilanjutin, 10 menit kemudian kami nyampe finish. Di Finish uda menunggu bapak-bapak yang ngasih kita satu biji kelapa muda. Hmm...asyik banget menikmati kelapa muda sambil ketawa ketiwi sama temen-temen berbagi pengalaman barusan. Ada yang ngejengkang di perahu, ada yang kelempar keluar perahu, ada yang celananya sampe robek...pokoknya macem2 deh. Sore itu meski lelah, ga ada yang ga senyum. Everybody's smiling.

Kelapa muda abis, kita diangkut pake mobil pick up untuk kembali ke start. ternyata jauh juga...one day, kita janjian untuk rafting lagi. Rame-rame, bergokil ria, basah-basahan sambil nantang arus...ketemu biawak yang nangkring di atas batu dan...teriak sekencengnya biar beban menguap ga berbekas. Seketika aku jatuh cinta dengan olah raga ini...I'm in love babe....

No comments:

Post a Comment