Karena manusia memiliki rasio maka ia bisa menjadi poros alam. Jangan mau dikalahkan oleh keadaan. Bermimpi dan berjuang seterusnya, selamanya!

Bocah

Edisi blue spark




Sore-sore ada suara gaduh anak-anak kampung bermain bola plastik. Asyik sekali tampaknya. Lapangan bola voli yg tak seberapa luas itu tak mengurangi keseruan oper mengoper bola. Riuh dengan tawa dan teriakan penuh ambisi mencetak gol.

Menonton bocah-bocah bersimbah keringat itu menjadi sebuah hiburan gratis khas kampung. Wajah-wajah lugu dan polos itu tak akan gampang ditemui lagi setelah mereka beranjak dewasa sepuluh atau lima belas tahun nanti.

Saat mereka dewasa nanti, masing-masing dari mereka diharuskan memiliki sikap yang dibuat seakan-akan karakter asli. Penuh kepura-puraan. Tak selepas dan sejujur saat ini. Kenapa? Entahlah, manusia dewasa memang aneh. Kejujuran lekat dengan keterasingan. Mungkin manusia dewasa tak sanggup terasing, masih ingin rame-rame seperti masa bocah dulu. Beruntunglah mereka, para manusia dewasa, yang tetap menghidupkan ruh masa kanak-kanaknya, tanpa harus melahirkan dengan paksa karakter-karakter murni tersebut.

Adzan maghrib menghentikan permainan seru itu. Mereka pun berbondong-bondong pulang dan berjanji untuk bermain lagi esok hari. Sore-sore di lapangan voli ini. Indahnya.

No comments:

Post a Comment